Digital Audio Workstation (DAW) merupakan perangkat lunak yang penting bagi produser musik untuk merekam, mengedit, serta menciptakan karya berupa audio. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan desain antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) dua DAW yang populer karena sering digunakan, yaitu FL Studio dan Ableton Live, guna memahami pengaruh desain antarmuka terhadap efisiensi dan kenyamanan pengguna. Metode penelitian yang digunakan melibatkan serangkaian pengujian praktis dan kuisioner yang dilakukan terhadap lima partisipan dengan tingkat pengalaman berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FL Studio lebih unggul dalam hal efisiensi waktu penyelesaian tugas, sementara Ableton Live memberikan kenyamanan penggunaan dalam jangka panjang berkat antarmuka yang lebih terorganisir. Temuan ini memberikan wawasan bagi produser musik sebagai panduan dalam memilih DAW yang sesuai dengan kebutuhan produktivitas dan kenyamanan mereka.
Copyrights © 2025