Tempe merupakan makanan tradisional yang menjadi kekhasan Indonesia yang memiliki nilai gizi tinggi. Akan tetapi, penyebaran informasi dan pengetahuan yang tepat sasaran mengenai proses pembuatan tempe dan potensi berbagai macam jenis kacang-kacangan masih sangat minim. Pengadaan kegiatan pelatihan pembuatan tempe menjadi sarana penting dalam meningkatkan wawasan masyarakat mengenai proses pembuatan tempe dan potensi berbagai macam bahan baku pangan lokal. Di samping itu, perempuan memegang peranan penting dalam penyebaran informasi tepat guna dan peningkatan motivasi kewirausahaan dimulai dari skala rumah tangga yang kecil. Kegiatan pelatihan ini berfungsi untuk menyebarkan wawasan tentang tahapan pembuatan tempe kacang tolo dan proses fermentasinya selama masa inkubasi. Pelatihan difokuskan pada komunitas perempuan di daerah Tangerang dan terus dipantau untuk mengamati motivasi berwirausaha dan uji coba mandiri. Setelah mengikuti pelatihan, partisipan menjadi mempunyai motivasi tinggi dalam mencoba produksi tempe menggunakan berbagai macam kacang secara mandiri untuk mengeksplor berbagai macam peluang bahan pangan lokal yang potensial. Pelatihan produksi tempe kacang tolo tidak hanya berhasil menyebarkan wawasan mengenai proses fermentasi tempe pada partisipan, tetapi juga menumbuhkan minat kewirausahaan dalam bidang kuliner. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan dapat menjadi sarana yang tepat dalam proses penyampaian pengetahuan secara tepat guna dan mendukung aktivitas pemberdayaan perempuan.
Copyrights © 2025