Tahu merupakan salah satu makanan khas Indonesia. Namun berdasarkan hasil survey beberapa UKM tahu di Kediri, menunjukkan proses produksinya masih dilakukan dengan cara manual dengan peralatan sederhana. Salah satu proses produksi tahu yang masih manual yaitu proses pengepresan tahu dan proses pemotongan. Pada proses press tahu kebanyakan UKM melakukan dengan cara menindih tahu yang masih cair dengan papan kayu serta diberi batu diatasnya sampai beberapa selama 1 jam hingga tahu yang masih cair menjadi padat. Kemudian setelah tahu menjadi padat lalu proses pemotongan juga dilakukan dengan alat potong pisau dan penggaris kayu. Berdasarkan kondisi tersebut, maka perlunya penggunaan mesin press dan potong tahu guna meningkatkan proses produksi menjadi lebih efisien. Tujuan penelitian yaitu merancang desain mesin dengan dua fungsi yaitu pengepresan sekaligus memotong tahu untuk mempercepat proses produksi. Metode Stuart Pugh yang digunakan dalam penelitian ini untuk membantu dalam pengambilan keputusan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan data wawancara, kuesioner kepada pekerja dan pemilik UKM Tahu. Hasil penelitian yaitu mendapatkan desain mesin yang memiliki fungsi dan spesifikasi sesuai keinginan pengguna serta ergonomis, meningkatkan percepatan dan meningkatkan produksi tahu sebanyak 40% per harinya. Kesimpulan hasil penelitian yaitu menghasilkan mesin inovatif dengan dua fungsi yaitu untuk pengepresan dan pemotongan tahu yang sesuai keinginan pengguna.
Copyrights © 2024