Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

KIAT-KIAT JITU MENGATASI PERMASALAHAN PRODUK MURABAHAH DALAM LEMBAGA KEUANGAN SYARI’AH Siswadi
Ummul Qura Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan Vol. 9 No. 1 (2017): Ummul Qura : Jurnal Ilmiah Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.427 KB) | DOI: 10.55352/uq.v9i1.106

Abstract

Larang praktik riba serta akumulasi kekayaan hanya pada pihak tertentu secara tidak adil dalam Islam sangat dilarang. Secara praktis, bentuk produk jasa dan pelayanan, prinsip-prinsip dasar hubungan antara Lembaga keuangan dan nasabah, serta cara-cara berusaha yang halal dalam lembaga keuangan syariah, masih sangat perlu disosialisasikan secara luas. Lembaga keuangan syariah menjembatani antara pihak yang membutuhkan dana dengan pihak yang memiliki kelebihan dana melalui produk dan jasa keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah yang memilki ciri yang berbeda dengan Lembaga keuangan konvensional. Produk dalam Lembaga keuangan syariah dapat dibagi menjadi tiga bagian besar, yaitu: Produk Penghimpunan dana, Penyaluran dana dan pemberian jasa. Dalam produk tersebut diperluas dengan bermacam-macam produk termasuk salah satunya adalah produk Murabahah. Pembiayaan yang diberikan oleh Lembaga keungan syariah tidak selamanya berjalan dengan lancar, jika terjadi kegagalan atau permasalahan dalam pengembalian dana masyarakat tersebut ke pihak Lembaga keuangan, maka tentunya pihak lembaga keuangan bank harus menyelamatkan dana masyarakat tersebut, karena dana tersebut merupakan amanah yang dititipkan masyarakat kepada pihak Lembaga keuangan.
PENDAMPINGAN PERAWATAN KECANTIKAN IBU-IBU RUMAH TANGGA DI DESA TERJAN KRAGAN REMBANG Erly Juliyani; Musbikhin; Siswadi; Muhimmatul Hasanah
Keris: Journal of Community Engagement Vol. 1 No. 1 (2021): Juni : KERIS : Journal of Community Engagement
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/keris.v1i1.52

Abstract

Merawat kecantikan bagi setiap kaum hawa merupakan kegiatan yang setiap hari hamper pasti dilakukan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari mempercaya diri dalam setiap penampilan. Dalam suatu kenyataan kebanyakan bagi setiap remaja putri dan ibu-ibu rumah tangga pengetahuan tentang hal perawatan wajah atau lebih dikenal dengan merias wajah diperoleh dari pengalaman dari teman, atau melihat di media masa. Pendampingan yang dilakukan bagi ibu-ibu dan remaja di desa Terjan Kragan Rembang telah memberikan pemahaman dan perubahan dalam kreatifitas merias wajah dan perawatan diri untuk kehidupan sehari-hari. Pemahaman merias wajah bukan sekedar merawat wajah, atau mempercanti diri namun juga sebagai bagian dari usaha kreatif untuk membuka usaha baru dalam bidang salon kecantikan. Kegiatan pendampingan dalam perawatan kecantikan melalui pelatihan telah menimbulkan efek positif dalam kehidupan rumah tangga yang lebih baik dan lebih harmonis dalam kehidupan keluarga. Pemanfaatan bahan- bahan alami yang diperoleh dari lingkungan sehari-hari telah menjadi bagian dalam perawatan kecantikan secara tradisional sejak nenek moyang tetap dilestarikan
DAMAGE INTENSITY PESTS AND PATHOGENS IN MANURE DOSAGE TREATMENT ON WHITE GLUTINOUS RICE PLANT Siswadi; Santosa, Sartono Joko; Setiawan, Arif; Wira, Rahmayani Ayu
Acitya Wisesa: Journal of Multidisciplinary Research Vol. 1 Issue 3 (2022)
Publisher : jfpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.303 KB) | DOI: 10.56943/jmr.v1i3.168

Abstract

This research aims to assess the use of various doses of manure affect the intensity level of pests and pathogens on white glutinous rice plants. This research was conducted from February 2020 to June 2020, in Dibal Village, Ngemplak District, Boyolali Regency with an altitude place 200 meters above sea level with the type of soil Grumosol. This research method uses a single factor randomized complete block design (RCBD) consisting of 10 kinds of experiments and each was repeated 3 times in order to obtain 30 kinds trial. The results showed that bug pest attacks in 70 days after planting with lowest intensity of pest damage, namely 34.02%. While the symptoms of narrow brown spot disease (Cercospora oryzae) were evenly distributed at 40 days after planting with lowest disease intensity, namely 71.43%. The treatment of goat manure at a dose of 1.35 kg / plot (K3) on white glutinous rice (Oryza sativa L glutinosa) can reduce the intensity of damage to stink bug pests. The treatment of chicken manure at a dose of 4.5 kg / plot on glutinous white rice can reduce the intensity of narrow brown spot disease (Cercospora oryzae) on leaves and stems. Then, the treatment of chicken manure at a dose of 4.5 kg / plot on white glutinous rice plants gave the highest yield on grain weight per plot, namely 1820.90 grams (8.67 tons/ha).
Liquid Organic Fertilizer Test and Tuber Cutting on Shallots (Allium Ascalonicum L.) Growth and Yield Bahri, Saiful; Siswadi; Purnomo, Dwijo Agus
Acitya Wisesa: Journal of Multidisciplinary Research Vol. 1 Issue 4 (2022)
Publisher : jfpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.205 KB) | DOI: 10.56943/jmr.v1i4.203

Abstract

This research aims to analyze the effect of liquid organic fertilizer concentration and bulbs cutting on the growth and the yield of shallots (allium ascalonicum. L). This research was conducted on december 02, 2021 until february 13, 2022 located in a garden plant food and horticulture tohudan, Tanon Lor, Gedongan, Colomadu, Karanganyar, Central Java, with an altitude of 105 m above see level. This research is Complete Random Blok Design (CRBD) factorials. The result showed that cutting tubers (P1) 0,25 a part on the parameters of observation of leaves, number of leaves, the wet weight of biomass, dry weight of biomass, number of tubers planted, number of tubers plot, tuber weight planted showed an increase with increasing LOF, while tuber weight a plot showed a decrease with increasing LOF concentration. The cutting of tubers (P2) 0,33 a part on the parameters of observation of number of leaves, the wet weight of biomass, dry weight of biomass, number of tubers planted, tuber weight planted showed an increase with increasing LOF, while the long narrow leaves, number of tubers plot, tuber weight a plot showed a decrease with increasing LOF concentration. The cutting of tubers (P3) 0,5 a part on the parameters of observation number of tubers planted, number of tubers plot showed an increase with increasing LOF, while the long narrow leaves, of number of leaves, the wet weight of biomass, dry weight of biomass, tuber weight planted, tuber weight a plot showed a decrease with increasing LOF concentration.
Pendampingan Pengelolaan Bazaar Pekan Wirausaha dan Kreasi Seni Siswa Madrasah Ibtidaiyah Ahmad Syaifuddin; Nanik Rodiyah; Siswadi
Opportunity Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): Opportunity Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/oppotunity.v2i1.881

Abstract

This research aims to determine the role of companions in entrepreneurial week activities and artistic creation at MI Mambaul Ulum Dagan. The method used is descriptive qualitative. Data collection techniques use observation, documentation and interviews. The data analysis technique uses the Miles and Huberman model. Based on data analysis, it can be concluded that the entrepreneurial week activities at MI Mambaul Ulum Dagan are carried out to instill entrepreneurial values ​​in students. The basis for implementing entrepreneurship week activities at MI Mambaul Ulum Dagan is the profile of Pancasila students and rahmatan lil-alamin students. The objectives of implementing the bazaar are: 1. Developing creativity and innovation. 2. Teaching entrepreneurial skills, 3. Sharpening the entrepreneurial spirit from an early age, 4. Forming multi-capable people. The forms of Bazaar Mentoring carried out are: 1. Providing direction and helping students understand the material, 2. Providing emotional support, 3. Providing constructive feedback to improve performance, 4. Arranging schedules, and overcoming problems that may arise, 5. As a role model to shape student character through positive behavior and attitudes, and 6. Collaborate and interact with other parties involved in field activities, such as parents, schools and field partners. The bazaar assistance provided was effective. This is proven by the implementation of bazaar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pendamping dalam kegiatan pekan wirausaha dan kreasi seni di MI Mambaul Ulum Dagan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Berdasarkan analisis data menunjukkan Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kegiatan pekan wirausaha di MI Mambaul Ulum Dagan dilaksanakan untuk menanamkan nilai-nilai kewirausahaan siswa. Landasan pelaksanaan kegiatan pekan wirausaha di MI Mambaul Ulum Dagan adalah profil pelajar Pancasila dan pelajar rahmatan lil-alamin. Tujuan pelaksanaan bazaar adalah: 1. Mengembangkan kreativitas dan inovasi. 2. Mengajarkan Keterampilan Wirausaha, 3. Mengasah Jiwa Wirausaha Sejak Dini, 4. Membentuk Manusia yang multi kemampuan. Bentuk Pendampingan Bazaar yang dilakukan adalah: 1. Memberikan arahan, dan membantu siswa memahami materi, 2. Memberikan dukungan emosional, 3. Memberikan umpan balik konstruktif untuk memperbaiki kinerja, 4. Mengatur jadwal, dan mengatasi masalah yang mungkin muncul, 5. Sebagai teladan untuk membentuk karakter siswa melalui perilaku dan sikap yang positif, dan 6. Berkolaborasi dan berinteraksi dengan pihak lain yang terlibat dalam kegiatan lapangan, seperti orang tua, pihak sekolah, dan mitra lapangan. Pendampingan bazaar yang dilakukan efektif. Hal ini terbukti dengan terlaksananya kegiatan bazaar.
Empowerment of Batik MSMEs in Jombang Through Green Innovation Towards a Green Batik Industry Wibowo, Nugroho Mardi; Widiastuti, Yuyun; Siswadi; Ni’am, Achmad Chusnun; Abdillah, Nur Moch; Ayu Pramono , Vinta Tiara; Putri, Lisa Amelia; Boimau, Yusri; Ghifari, Fitrah Hilmi
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 8 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v8i3.4642

Abstract

Industri batik di Kabupaten Jombang memiliki kontribusi signifikan dalam perekonomian nasional. Meskipun demikian, sebagian besar UMKM batik di wilayah ini masih menggunakan metode produksi konvensional yang tidak ramah lingkungan, seperti penggunaan bahan kimia berbahaya dan pembuangan limbah tanpa pengolahan yang tepat. Kondisi ini menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan, termasuk pencemaran air dan tanah. Untuk mengatasi tantangan ini, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM Batik Jombang, terutama CV Pesona Batik Jombang, melalui penerapan inovasi hijau yang berfokus pada keberlanjutan industri batik. Metode yang diterapkan dalam program ini mencakup serangkaian kegiatan, mulai dari sosialisasi dan pelatihan, hingga penerapan teknologi, pendampingan intensif, dan evaluasi hasil. Pelatihan yang diberikan kepada mitra berfokus pada penggunaan pewarna alami Indigofera, yang lebih ramah lingkungan dibanding pewarna sintetis, serta penerapan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan metode elektrokoagulasi untuk mengurangi polusi yang dihasilkan dari proses produksi. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan kapasitas mitra dalam menerapkan praktik produksi yang lebih ramah lingkungan, terlihat dari peningkatan omset produk batik pewarna alami sebesar 41,28% dalam kurun waktu empat bulan. Selain itu, penerapan IPAL berhasil mengolah hingga 4.000 liter air limbah menjadi air bersih yang bisa digunakan kembali, mengurangi beban pencemaran lingkungan secara signifikan. Program ini membuktikan bahwa inovasi hijau mampu meningkatkan daya saing produk batik, mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, dan mendorong keberlanjutan UMKM batik. Keberhasilan ini juga menyoroti pentingnya adanya dukungan finansial, akses terhadap teknologi mutakhir, serta kebijakan yang kondusif untuk membantu UMKM batik mengadopsi praktik produksi yang berkelanjutan.
PHYTOCHEMICAL AND ORGANOLEPTIC CHARACTERISTIC OF Sterculia quadrifida R.Br. TREE BARK HERBAL TEA Siswadi; Heny Rianawati; Grace Serepina Saragih; Retno Setyowati
Indonesian Journal of Forestry Research Vol. 10 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Forestry Research
Publisher : APTKLHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59465/ijfr.2023.10.1.47-60

Abstract

Sterculia quadrifida R.Br. Bark decoction is used to treat hepatitis and consumed as a tonic by Timorese in the East Nusa Tenggara Province, Indonesia. Raw herbal materials are susceptible to fungi contamination, have limitations in transportation, and have low economic value. Processing the bark into powder packed in tea bags is expected to overcome these obstacles. Stevia, ginger, and mint leaves are herbs often added to herbal drink formulas. This study aimed to evaluate the antioxidant capacity, total flavonoid content (TFC), total phenol content (TPC), physicochemical properties, and sensory properties of six formulas, namely: (F1) pure S. quadrifida bark; (F2) bark of S. quadrifida and leaves of stevia; (F3) stem bark of S. quadrifida and ginger; (F4) bark of S. quadrifida, stevia, and ginger; (F5) bark of S. quadrifida and mint leaves; (F6) bark of S. quadrifida, stevia, and mint. Total phenolic content was measured using the Folin-Ciocalteu method, and total flavonoids were determined using the AICI3 method. Antioxidant activity was measured using the 2,2-diphenyl-1-picryl-hydrazyl-hydrate (DPPH) method. The TPC of S. quadrifida tea ranged from 14.09±0.7 to 68.20±0.95% Gallic Acid Equivalent (GAE), and the TFC ranged from 0.03±0.005 to 0.09±0.004% QE. The Ascorbic acid Equivalent Antioxidant Capacity (AEAC) of F1, F2, F5, and F6 were insignificantly different. F1 contained the highest levels of antioxidants (1,044.3±28.48 ppm Ascorbic Acid Equivalent (AAE)). Formulas with the addition of stevia, mint, and ginger showed weaker antioxidant activity than pure S. quadrifida. F1 and F2 have the potential to be developed as commercial herbal teas
KAJIAN MACAM PUPUK KANDANG DAN KONSENTRASI ELISITOR BIOSAKA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KUBIS (Brassica oleraceae L): elisitor biosaka, kubis, pupuk kandang Fathul Huda; Siswadi; Sigit Saputro, Avisema
innofarm Vol 26 No 2 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/innofarm.v26i2.11523

Abstract

Research on "Study of Various Manures and Biosaka Elicitor Doses on the Growth and Yield of Cabbage (Brassica oleracea L)" was conducted from March 2024 to June 2024 in Kadipekso Hamlet, Gumeng Village, Jenawi, Karanganyar, at an altitude of ± 1456 meters above sea level. The study aimed to determine the interaction of the appropriate concentration of Biosaka elicitor application on the growth and yield of cabbage plants. The research method used was a factorial approach with a Completely Randomized Block Design (CRBD), consisting of two factors and three replications. The research factors were Manure and Biosaka Elicitor. The observed parameters included Plant Height, Leaf Diameter, Leaf Color Chart (LCC), Number of Leaves, Number of Crop Leaves, Plant Diameter, and Cabbage Plant Weight. The results were analyzed using a 5% ANOVA test. The study showed that the application of different Manure Concentrations had a significant effect on Plant Height, Leaf Diameter, Leaf Color Chart (LCC), Number of Leaves, Number of Crop Leaves, Plant Diameter, and Cabbage Plant Weight. The application of Biosaka Elicitor doses had a significant effect on Plant Height, Leaf Diameter, Leaf Color Chart (LCC), Number of Leaves, Number of Crop Leaves, Plant Diameter, and Cabbage Plant Weight. The interaction between Manure and Biosaka Elicitor had a significant effect on Plant Height, Plant Diameter, Leaf Color Chart (LCC), Number of Leaves, Number of Crop Leaves, and Plant Diameter, but no significant effect on Cabbage Plant Weight. The best concentration of Manure and Biosaka Elicitor was found with cow manure and 45ml/l Biosaka Elicitor.
PENGARUH ARANG SEKAM PADA MEDIA TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) : arang sekam, hasil, jagung manis, pupuk NPK, pertumbuhan. Vianney, Yohana; Siswadi; Sumarmi, Sumarmi
innofarm Vol 26 No 2 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/innofarm.v26i2.11591

Abstract

The purpose of this study was to see how the provision of rice husk charcoal and NPK fertilizer doses affect the growth and yield of sweet corn (Zea mays saccharata Sturt). The research location was Sobokerto Village, Ngemplak District, Boyolali Regency, 156 meters above sea level, lithosol soil. The method used was RAL (Completely Randomized Design) covering 16 treatments where each treatment was repeated 3 times, using 2 types of treatment factors, namely Rice Husk Charcoal (A) and NPK fertilizer dose (N). The types of treatments used were 4 treatments of rice husk charcoal doses, A0 (rice husk charcoal 0gr/polybag), A1 (rice husk charcoal 125gr/polybag), A2 (rice husk charcoal 250gr/polybag), A3 (rice husk charcoal 375gr/polybag), and NPK fertilizer with 4 doses, N0 (NPK fertilizer dose 0gr/polybag), N1 (NPK fertilizer dose 3gr/polybag), N2 (NPK fertilizer dose 6gr/polybag), and N3 (NPK fertilizer dose 9gr/polybag). Data obtained were subjected to statistical analysis using analysis of variance (Anova) and then using the 5% BNT test. The results of the study showed: (1) A2 rice husk charcoal treatment had a significant impact on the number of leaves, plant height, fresh plant stalks, weight of husked cobs, weight of cobs without husks, and length of husked cobs. (2) NPK N3 fertilizer treatment has a significant impact on the number of leaves, plant height, fresh plant stalks, number of cobs, length of cobs with cobs, length of cobs without cobs, weight of cobs with cobs and weight of cobs without cobs. (3) There is no interaction between rice husk charcoal treatment (A) and NPK fertilizer dose (N) on growth and yield of sweet corn plants. (4) Rice husk charcoal treatment A2 gives best growth and yield sweet corn plants, while the best NPK fertilizer dose is obtained in the N3 treatment.
PEMBERDAYAAN DAN PENDAMPINGAN EKONOMI PESANTREN AN-NUR SEMANDING TUBAN JAWA TIMUR Rohman, M. Fathor; Ahmad Afan Zaini2; Siswadi; Izzatus Tsani M; Abdul Rozaq; Ahmad Rof’I; K h o i r u n N i s a
Keris: Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2022): Desember : KERIS: Journal of Community Engagement
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/keris.v2i2.290

Abstract

Aktifitas santri di pondok pesantren tidak hanya seputar urusan ritual peribadatan saja. Bukan hanya menjalankan aktifitas yang meliputi aspek spiritual seperti belajar mengaji, sholat dan lain-lain. Terdapat aspek lain yang juga turut membangun aktifitas di pondok pesantren yakni aktifitas ekonomi. Aktifitas ekonomi tersebut berupa pemberdayaan dan pendampingan masyarakat yang berdampak pada masyarakat sekitarnya, khususnya pemberdayaan di bidang ekonomi. Seperti yang dilakukan oleh Pondok Pesantren An-Nur Semanding Tuban. Pemberdayaan ekonomi di sini dalam bentuk pendistribusian air mineral dalam kemasan. Air mineral yang dikemas dalam wadah yang kemudian diberi label ‘AINUR’ (akronim dari Air Asli Sendang Pancur) yang merupakan sumber mata air yang dimiliki oleh Pondok Pesantren An-Nur yang berlokasi di Desa Sendang Pancur Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban Jawa Timur. Hal ini dikarenakan lingkungan pada pondok pesantren tersebut memiliki aset dan potensi sumber daya air yang melimpah. Selain itu pendampingan sumber daya manusia (santri) juga diperlukan. Untuk melakukan pemberdayaan aset dan potensi tersebut maka diperlukan pedampingan mulai dari mekanisme produksi hingga pada proses pendistribusiannya yang melibatkan masyarakat sekitar. Pendampingan dilakukan dengan metode Asset Based Community Development atau yang lebih dikenal dengan metode pendampingan ABCD. Dengan menggunakan metode pendampingan ABCD yang meliputi: Preparing (persiapan); Discovery (menemukan); Dream (mimpi masa depan); Define (memetakan/menentukan aset); Design (merancang/menghubungkan dan memobilisasi aset/perencanaan aksi) dan Destiny (melakukan monitoring) dapat dijadikan sebagai dasar atau acuan dalam proses pendampingan serta pemberdayaan masyarakat dalam membangun ekonomi pesantren.
Co-Authors Abdillah, Nur Moch Abdul Rozaq Abdullah, Khabib Achmad Chusnun Ni'am Adelia, Anggita Niken Agus Suwanto Agustinus Astono Ahmad Afan Zaini2 Ahmad Rof’I Ahmad Syaifuddin Ahmad Syaifuddin Alifa Muzayyana Putri Andi Syahputra Harahap Andina Nur Fadlila Angelina, Monica Arif Setiawan Arum, Ardiansyah Astria Hindratmo Athallah, Hilbran Maulana Ayu Pramono , Vinta Tiara Badari, Yasir Muluk Beny Rahmanto Boimau, Yusri Budi Djonler, Aan Setiya Cipto Hartanto Damaryanti, Henny Didi Haryono Erly Juliyani Euis Farida Fachrudin, Afif Fajar Lestari Fajar Nur Sodik Fathul Huda Firdhaus Tri Nugroho Ghifari, Fitrah Hilmi Grace Serepina Saragih Hartarto, Anggi Budi Hasanah, Muhimmatul HENNY DAMARYANTI Heny Rianawati Ika Verina Imam Purnomo Iskandar, Don Joean Izzatus Tsani M Joko Mujianto K h o i r u n N i s a Kardiman Kholili, Navik Lilis Widuri M. Slamet Yahya Meligun, Welhelmus Musbikhin Nanik Rodiyah Nugroho Mardi Wibowo Permana, Galuh Argo Priyono, Pangat Ketug Purnomo, Dwijo Agus Purwanto Purwo Septri Nugroho Putri, Lisa Amelia Ratnaning Andini, Dyah Utari Reni S. Wahyuningtyas Retno Setyowati Rinawati Rochmatulloh, Sholeh Rohman, M. Fathor Safinah S. Hakim Samuel Marpaung, Samuel Sartono Joko Santosa Setyo Pamungkas Sigit Candra Nuraziz Sigit Saputro, Avisema Simamora, Minta Ito Sirait, Resmaya Agnesia Mutiara Siti Fatimah Zahara SUPRIYONO Tabayyun, Candan Tri Setiyono Veithzal Rivai Zainal Vianney, Yohana Wahyu Widodo Wawan Halwany Weni Sentia Marsalena Widodo, Risriki Wira, Rahmayani Ayu Woro Utari Wulandari, Rachma Novita Yeni Lestyarini Yuli Dwi Bina Margarini Yuyun Widiastuti