Bahasa memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia sebagai alat komunikasi utama. Bahasa Indonesia, sebagai bahasa nasional, tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi tetapi juga sebagai identitas kebangsaan yang mencerminkan budaya, nilai, dan sejarah bangsa. Namun, penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah kebahasaan semakin terpinggirkan, terutama dalam media tulis seperti spanduk. Kesalahan dalam penggunaan ejaan, tata bahasa, dan diksi sering ditemukan akibat kurangnya pemahaman masyarakat terhadap Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) serta pengaruh bahasa daerah dan bahasa nonformal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa yang terdapat pada spanduk dan mengidentifikasi strategi efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan bahasa yang baik dan benar. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi dan dokumentasi, lalu menganalisisnya berdasarkan kategori kesalahan kebahasaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan umum yang ditemukan meliputi ketidaktepatan dalam ejaan, penggunaan kata serapan yang tidak sesuai, serta penyimpangan dalam pembentukan kata. Kurangnya kesadaran dan pemahaman terhadap kaidah bahasa menjadi faktor utama dalam kesalahan penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukatif melalui mekanisme peneguran yang efektif serta kampanye kesadaran berbahasa agar penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dapat diterapkan dengan lebih luas di masyarakat.
Copyrights © 2025