Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui problematika yang paling dominan pada Penyandang Tunalaras. Tunalaras adalah seseorang individu yang mengalami kondisi pada gangguan emosi dan tingkah laku yang menyimpang. Penelitan ini menggunakan metode kualitatif. Informan dalam penelitian ini diperoleh dari 2 penyandang Tunalaras berdasarkan dari penjelasan masing-masing penyandang Tunalaras. Ruang lingkup objek penelitian ini adalah bidang pribadi dan keluarga informan. Instrumen penelitian yang digunakan penelitian yang berupa wawancara, pemberian Daftar Cek Masalah (DCM) dan juga observasi atau pengamatan secara langsung. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Teknik keabsahan data pada penelitian ini menggunakan teknik keabsahan data triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunalaras memiliki permasalahan yang berkaitan dengan ketidakmampuan dalam mengontrol emosinya sehingga anak tularas ini tidak mendapat respon yang baik dilingkungannya.
Copyrights © 2022