Keterampilan siswa mengenai perawatan jenazah dapat terimplementasi dengan baik dengan diadakannya pelatihan-pelatihan terkait hal tersebut. Hal ini berdasarkan rata-rata total skor yang diperoleh setelah dilakukan pelatihan pengelolaan jenazah. Pada tahap memandikan jenazah rata-rata skor total 16,5 dengan kategori baik, pada tahap kedua mengafankan jenazah rata-rata skor total 12,25 dengan kategori baik, pada tahap berikutnya mendoakan jenazah, skor total rata-rata sebesar 47,5 dengan kategori sangat baik, dan tahap akhir yaitu penguburan jenazah diperoleh skor total rata-rata sebesar 14 dengan kategori sangat baik. Pelatihan pengurusan jenazah perlu dilakukan karena siswa memerlukan praktik langsung di kelas dengan bimbingan guru dan tidak cukup hanya menyampaikan materi teori saja. Kemampuan siswa dalam mengorganisir jenazah juga dapat diterapkan dan diterapkan dalam kehidupan sosial di masyarakat tempat siswa tersebut tinggal, serta dapat memberikan kontribusi nyata terhadap lingkungan sekitar.
Copyrights © 2024