Penulisan artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis sistem bunyi dalam bahasa Jerman melalui pendekatan fonetik teoritis dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif, yang diperoleh dari data sekunder, seperti literatur akademik seperti buku, jurnal, dan penelitian terdahulu. Fokus penelitian ini adalah pada karakteristik bunyi konsonan, vokal, diftong, dan umlaut dalam bahasa Jerman, serta proses produksi bunyi oleh alat ucapan manusia. Analisis didasarkan pada teori fonetik yang dikembangkan oleh para ahli seperti Ladefoged (2005) dan penelitian terkini seperti Kühnert & Hoole (2020) serta Fuchs et al. (2021). Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai sistem fonetik bahasa Jerman, termasuk pola produksi bunyi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya dalam konteks linguistik. Kesimpulannya, pemahaman mendalam tentang fonetik bahasa Jerman sangat penting untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan mendengarkan penutur asing. Faktor-faktor seperti perbedaan vokal panjang dan pendek, keberadaan umlaut, serta variasi konsonan dan tekanan kata memiliki dampak langsung terhadap penguasaan bahasa Jerman secara efektif, baik dalam konteks pembelajaran maupun komunikasi sehari-hari.
Copyrights © 2025