Lama antrian dan waktu tunggu pelayanan masih menjadi masalah pasien dan berdampak pada kepuasan pasien. Dampak lama antrian dan waktu tunggu pelayanan memicu masalah ketidak nyaman seperti jenuh, marah, risiko penyebaran infeksi penyakit serta banyak masyarakat memilih berobat ke Rumah sakit lain. Penyebab lama antrian dan waktu tunggu pelayanan salah satunya ada pada sistem rujukan serta antrian di loket yang terlalu panjang. Tujuan untuk menganalisa hubungan implementasi mobile JKN dengan lama antrian dan waktu tunggu pelayanan di Rumkit Tk.II.Prof.dr.J.A.Latumeten. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan one shot case study. Data yang dikumpulkan akan dianalisis menggunakan statistic deskriptif inferensial. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien yang terdaftar dalam kunjungan di rumah sakit dan terdaftar sebagai peserta yang menggunakan layanan JKN di Rumkit Tk. II.Prof Dr. J.A. Latutemen berjumlah 3415 dengan sampel 170. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data primer dimana data diperoleh dari lembar kuesioner penggunaan aplikasi Mobile JKN yang telah valid (>0,361) dan reliabel (0,88). Data diambil juga melalui observasi layanan melalui Aplikasi Mobile JKN dan Aplikasi Monitoring LARAS. Uji Analisa bivariate menggunakan Nonparametrik Wilcoxon Sign Test. Terdapat perbedaan yang siginifkan setelah penunjukan Duta mobile JKN, dengan nilai p value = 0,003. Skor mencapai keberhasilan 88 %. Hal ini terjadi karena adanya kondisi berubahan layanan dari ofline ke layanan online berbasis teknologi, yakni Pendaftaran Pasien menggunakan aplikasi Mobile JKN. Ada hubungan implementasi mobile JKN dengan lama antrian dan waktu tunggu pelayanan di Rumkit Tk.II.Prof.dr.J.A.Latumeten.
Copyrights © 2025