Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Relationship between Internet Addiction and Insomnia in Student Class IX La Rakhmat Wabula; M. Taufan Umasugi; Wa Ode Nurlina; Angga Miftakhul Nizar; Restiyana Agus
Jurnal Ners Vol. 15 No. 1Sp (2020): Special Issue
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jn.v15i1Sp.18947

Abstract

Introduction: Internet addiction can cause unfulfilled hours of sleep, which if left unchecked will lead to disruption of sleep patterns often called insomnia. The purpose of the research was to determine the relationship between internet addiction and insomnia.Methods: The design of the research was descriptive-analytic with a cross-sectional approach. The population in the research consisted of as many as 217 respondents with a sample size of 141 respondents. The variables used in the research were insomnia as the dependent variable and internet addiction as the independent one. The instrument used was a questionnaire with a univariate and bivariate analysis.Results: The results of the study used the Spearman Rho test with a value of p = 0,000.Conclusion: From these results, it could be concluded that there is a relationship between internet addiction and the incidence of insomnia. Internet addiction can cause unfulfilled hours of sleep, which if left unchecked will lead to disturbed sleep patterns often called insomnia. The research suggests that students pay more attention to their health by limiting or reducing the use of the internet for unimportant issues as it can reduce learning productivity and academic value and cause insomnia.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM PADA SISWA KELAS X IPA 2 SMA NEGERI 3 BAUBAU Wa Ode Nurlina
Jurnal Akademik FKIP Unidayan Volume 10, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : Jurnal Akademik FKIP Unidayan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/fkip.v10i1.716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran kuantum agar dapat meningkatkan hasil belajar kimia siswa kelas X IPA 2 SMA Negeri 3 Baubau. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 2 SMA Negeri 3 Baubau pada tahun pelajaran 2019/2020 yaitu sebanyak 30 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kuantum terhadap siswa kelas X IPA 2 SMA Negeri 3 Baubau pada pokok bahasan larutan penyangga dapat meningkatkan: (1) hasil belajar kimia dengan tingkat ketuntasan mencapai 93,33% (siklus II), (2) aktivitas belajar siswa dari 50,41 % pada siklus I menjadi 80,001% pada siklus II.
The Effect of Walking Exercise on Blood Pressure Changes in the Elderly in Social Institutions Muh. Yani; Wa Ode Nurlina; Glorya Riana Latupeirissa; Endri Mustofa; Faysal Kastella
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 4 No 3 (2022): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v4i3.2113

Abstract

One of the causes of hypertension is reduced physical activity. Physical activity that can be done to maintain blood pressure stability is walking. This study aims to determine the effect of walking exercise blood pressure in elderly with hypertension in nursing homes. This study uses a design that is pre experimental one group pre test - post test design. The population in this study were the elderly at the Trisna Werda Social Institution, Gowa Regency, namely 100 people. Sampling was selected by purposive sampling. Retrieval of data using the instrument observation sheet. Bivariate analysis using the Wilcoxon test. From the results of the research on the effect of walking exercise on changes in blood pressure in the elderly at the Trisna Werda Social Institution with a total sample of 30 people, it can be concluded that respondents with the pre-test blood pressure category who experienced special blood pressure were as much as (50.0%). Respondents in the post-test blood pressure category who experienced special blood pressure decreased to (23.3%). Seeing the results, it can be concluded that there is an effect of running on changes in blood pressure in the elderly at the Trisna Werda Social Institution.
EDUKASI BAHAYA ABORTUS PADA ANAK USIA REMAJA Sylvianovelista R. Losoiyo; Nelma Liklikwatil; Wa Ode Nurlina; Nur Aisah Latuconsina; Paramita Kurnia Wiguna; Tommy Pangandaheng
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1527-1532

Abstract

Pergaulan bebas dan memiliki dampak yang mengarah hal negative pada remaja yang berpacaran atau berhubungan seksual seperti mengarah pada tindakan abortus. Kegiatan edukasi dalam pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan 2 sekolah yang berlokasi di Dusun Taman jaya, yaitu SMPN 3 Taman jaya dan SMA Persiapan. Kegiatan dimulai dengan tahap persiapan dengan observasi dan pretest, pelaksanaan dengan edukasi dan diskusi terakhir tahap evaluasi ada posttest. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan ini yaitu pada awal kegiatan ditemukan 40% siswa SMPN 3 Taman jaya dan SMA Persiapan yang berlokasi di Dusun Taman Jaya, masuk dalam kategori memiliki pengetahuan kategori kurang. Hasil evaluasi setelah dilakukan edukasi tentang bahaya aborsi didapatkan hasil kenaikan yaitu 94% siswa memiliki pengetahuan baik tentang bahaya aborsi. Melihat hasil ini maka dapat disimpulkan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan berdampak positif pada peningkatan pengetahuan siswa.
Depresi Berhubungan dengan Durasi Tidur pada Pasien Stroke Latuperissa, Glorya Riana; Nurlina, Wa Ode; Kombong, Rita; Tauran, Ireine; Agustina, Agustina
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 4 (2023): Jurnal Keperawatan: Supp Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i4.2055

Abstract

Penurunan kondisi yang dihadapi pasien stroke menyebabkan masalah psikologis baru yaitu depresi. Masalah baru yang muncul berdampak pada durasi tidur penderitanya. Tujuan dalam penelitian ini dirumuskan untuk menganalisa ada atau tidaknya hubungan tingkat depresi dengan durasi tidur pada pasien stroke. Pada penelitian ini penggunaan jenis penelitian non-eksperimental cross sectional dipilih untuk menganalisa. Teknik sampling dengan cara consecutive sampling dan didapatkan sebanyak 32 responden. Kuesioner Hamilton Rating Scale for Depression merupakan instrument untuk menilai tingkat depresi responden. Hasil dianalisa menggunakan uji statistik Chi-Square. Mayoritas responden penelitian berjenis kelamin perempuan (62,5%) berada pada rentang usia 64-70 tahun (28,1%) dengan Pendidikan terakhir SMA (62,5%). Mayoritas responden mengalami depresi berat dengan durasi tidur kategori pendek yaitu 11 responden. (34,37%). Hasil uji statistic diperoleh nilai p = 0,000. Nilai ini menunjukkan ada hubungan tingkat depresi dengan durasi tidur pada pasien stroke di Rumah Sakit Stella Maris Makassar. Hasil nilai positif menunjukkan semakin berat kategori depresi maka menyebabkan durasi tidur yang pendek.
Analisis Perilaku Keluarga dan Pengetahuan dalam Pencegahan Penyebaran Kusta Nurlina, Wa Ode; Latuperissa, Glorya Riana; Kombong, Rita; Kastella, Faysal
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 12, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.12.4.2024.947-954

Abstract

Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran sentral dalam mendukung pasien yang terkena kusta, baik dari segi emosional, fisik, maupun sosial. Namun, masih banyak keluarga yang kurang memiliki pengetahuan dan pemahaman yang memadai tentang cara penularan dan pencegahan kusta. Rendahnya pengetahuan ini dapat memperparah penyebaran penyakit, karena keluarga mungkin tidak menyadari pentingnya deteksi dini, pengobatan yang tepat, serta tindakan pencegahan lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku keluarga dan pengetahuan dalam pencegahan penyebaran kusta. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif, jumlah sampel 16 responden. Variabel independen adalah perilaku keluarga dan pengetahuan sedangkan variable dependen adalah pencegahan penyebaran kusta. Data dikumpulkan dengan melakukan penyebaran kuesioner. Uji analisis korelasi menggunakan uji Spearman. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku keluarga terhadap pencegahan penyebaran kusta. Nilai koefisien yang dihasilkan sebesar 0.672 (positif). Semakin tinggi pengetahuan tentang kusta, maka cenderung meningkatkan perilaku keluarga terhadap pencegahan penyebaran kusta. 
Pengaruh Edukasi Kesehatan terhadap Tingkat Penerimaan Lansia dalam Vaksinasi Influenza: Studi Kuantitatif Latuperissa, Glorya Riana; Nurlina, Wa Ode; Kombong, Rita; Kelrey, Fathimah; Tamalsir, Dylan
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 12, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.12.4.2024.989-998

Abstract

Lansia merupakan usia yang dinyatakan telah banyak mengalami degerasi sel. Penurunan ini mempengaruhi kemampuan lansia untuk mencari dan menerima informasi Kesehatan baru. Influenza merupakan salah satu masalah Kesehatan yang sering terjadi dilingkungan masyarakat yang mana penyebarannya sangatlah mudah dan cepat. Vaksin influenza diperlukan untuk mencegah penularan. Edukasi Kesehatan diperlukan untuk memahamkan lansia akan pentingnya vaksinasi influenza. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui sejauh mana edukasi kesehatan berpengaruh terhadap tingkat penerimaan vaksinasi influenza di kalangan lansia di RT 052 Kecamatan Salahutu. Metode: Responden pada penelitian ini diambil dengan mengguankan teknik purposive random sampling dengan kriteria inklusi adalah Lansia dengan usia >60 tahun. Instrument penelitian yaitu kuesioner pengetahuan, sikap dan tingkat penerimaan yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Penelitian kuantitatif ini dianalisa menggunakan jenis analisis analisis paired t test atau wilcoxon test dan independent t test atau mann whitney serta regresi logistik untuk melihat faktor yang mempengaruhi penerimaan vaksinasi. Hasil: terdapat perbedaan yang signifikan tingkat penerimaan saat sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Nilai rata-rata posttest lebih tinggi dari pretest menunjukkan bahwa saat posttest nilai pengetahuan, sikap, dan Tingkat penerimaan lebih tinggi dibandingkan saat pretest. Hasil ini menunjukkan bahwa pemberian edukasi kesehatan mampu secara signifikan meningkatkan tingkat penerimaan. Berdasarkan hasil uji dengan regresi logistic diketahui nilai odds ratio pengetahuan sebesar 7.555 artinya bahwa lansia dengan Tingkat pengetahuan tinggi memiliki peluang menerima vaksinasi influenza 7.555 kali lebih besar dibandingkan lansia berpengetahuan rendah. Nilai odds ratio sikap sebesar 5.649 artinya bahwa lansia dengan sikap positif memiliki peluang menerima vaksinasi influenza 5.649 kali lebih besar dibandingkan lansia bersikap negatif. Kesimpulan: terdapat pengaruh edukasi kesehatan dengan tingkat penerimaan lansia terhadap vaksinasi influenza.
Edukasi Kesehatan Seksualitas Pada Anak Usia Pra Sekolah Di Taman Kanak-Kanak Al Gufran Waihong Kombong, Rita; Kastela, Faysal; Nurlina, Wa Ode; Latuperissa, Glorya Riana; Umalekhay, Zulfaqirah Fitri; Liligoly, Jesika; Pune, Jaenur
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.383

Abstract

Kekerasan seksual pada anak usia prasekolah perlu mendapatkan perhatian, salah stau alasannya karena anak dalam posisi yang lemah dan tidak mampu melawan. Dampak dari Tindakan ini adalah anak mengalami gangguan proses tumbuh kembang. Bila tidak segera diatasi maka akan menimbulkan dampak jangka panjang bagi korban kekerasan seksual yaitu korban akan berpotensi untuk menjadi pelaku kekerasan seksual dikemudian hari dan dapat terjadi post- traumatic stress disorder. Data di Provinsi Maluku terdapat 268 anak yang mengalami kekerasan seksual dan di Kota Ambon yang terbanyak 98 anak. Salah satu TK AL GUFRAN WAIHAONG yang berada di Kota Ambon dilakukan observasi ditemukan hampir semua anak belum mengerti tentang kesehatan seksual sehingga pentingnya diberikan edukasi tentang Underwear rules. Pentingnya edukasi pada usia 4- 6 tahun (usia prasekolah) karena mulai muncul rasa ingin tahu mengenai masalah seksualitas. Tujuan yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan mencegah terjadinya maslah kesehatan seksual pada anak pra sekolah. Metode yang dipakai adalah observasi lahan PKM, pembuatan materi edukasi dan kuesioner, edukasi dan evaluasi kegiatan ini. Hasil yang didapatkan adalah yang mengikuti kegiatan sebanyak 30 orang dan terjadi peningkatan pengetahuan kesehatan seksual sebanyak 93,33% serta adanya antusias dan keakftifan anak pra sekolah. Kesimpulan adalah terjadi peningkatan kesehatan seksual pada anak pra sekolah jadi perlunya dilakukan edukasi secara konsisten pada anak pra sekolah
Bimbingan Kesehatan Untuk Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Selama Berhaji Pada Calon Jemaah Haji Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon Kastella, Faysal; Nurlina, Wa Ode; Kombong, Rita; Masri, Lidi; Rohmah, Khasanatu
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.402

Abstract

Manasik kesehatan haji adalah kegiatan penyuluhan atau pemberian informasi kepada calon jemaah haji yang berfokus pada upaya promosi dan pencegahan terkait pembinaan, pelayanan, serta perlindungan kesehatan. Tujuannya adalah membantu jemaah memahami cara mencegah dan mengatasi masalah kesehatan yang mungkin terjadi selama perjalanan ibadah. Melalui bimbingan ini, diharapkan jemaah dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menjaga kesehatan secara mandiri, sehingga mampu melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan optimal.. Metode dalam kegiatan ini adalah lecturer edukasi, interactive learning, diskusi, sharing session dan konsultasi pribadi. Jemaah juga diberikan instrumen pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Kegiatan dilaksanakan pada kelompok calon jemaah haji kecamatan Nusaniwe berjumlah 35 orang beserta keluarga pendamping jemaah lansia. Dengan sebagian besar latar belakang pendidikan jemaah yang terbatas, perlu menggunakan metode komunikasi visual, penggunaan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, interaktif serta simulasi dan demonstrasi seperti; cara mencuci tangan yang hygienis, atau cara penggunaan masker dengan benar. Penggunaan pendekatan yang berulang dan bertahap melalui sesi kelompok kecil atau konsultasi pribadi yang dapat dilakukan untuk memastikan materi yang dipahami, tentunya dengan melibatkan aspek religi, artinya hubungkan kesehatan dengan nilai-nilai ibadah agar lebih relevan dan diterima. Diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) di kota Ambon, untuk meningkatkan kepedulian calon jemaah haji dalam mempersiapkan kesehatan sebelum menunaikan ibadah haji
Implementasi Aplikasi Mobile JKN dalam Upaya Mengurangi Lama Antrian dan Waktu Tunggu Pelayanan Pasien Rawat Jalan Tauran, Ireine; Pangandaheng, Tommy; Nurlina, Wa Ode
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.5955

Abstract

Lama antrian dan waktu tunggu pelayanan masih menjadi masalah pasien dan berdampak pada kepuasan pasien. Dampak lama antrian dan waktu tunggu pelayanan memicu masalah ketidak nyaman seperti jenuh, marah, risiko penyebaran infeksi penyakit serta banyak masyarakat memilih berobat ke Rumah sakit lain. Penyebab lama antrian dan waktu tunggu pelayanan salah satunya ada pada sistem rujukan serta antrian di loket yang terlalu panjang. Tujuan untuk menganalisa hubungan implementasi mobile JKN dengan lama antrian dan waktu tunggu pelayanan di Rumkit Tk.II.Prof.dr.J.A.Latumeten. Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan one shot case study. Data yang dikumpulkan akan dianalisis menggunakan statistic deskriptif inferensial. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien yang terdaftar dalam kunjungan di rumah sakit dan terdaftar sebagai peserta yang menggunakan layanan JKN di Rumkit Tk. II.Prof Dr. J.A. Latutemen berjumlah 3415 dengan sampel 170. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan data primer dimana data diperoleh dari lembar kuesioner penggunaan aplikasi Mobile JKN yang telah valid (>0,361) dan reliabel (0,88). Data diambil juga melalui observasi layanan melalui Aplikasi Mobile JKN dan Aplikasi Monitoring LARAS. Uji Analisa bivariate menggunakan Nonparametrik Wilcoxon Sign Test. Terdapat perbedaan yang siginifkan setelah penunjukan Duta mobile JKN, dengan nilai p value = 0,003. Skor mencapai keberhasilan 88 %. Hal ini terjadi karena adanya kondisi berubahan layanan dari ofline ke layanan online berbasis teknologi, yakni Pendaftaran Pasien menggunakan aplikasi Mobile JKN. Ada hubungan implementasi mobile JKN dengan lama antrian dan waktu tunggu pelayanan di Rumkit Tk.II.Prof.dr.J.A.Latumeten.