Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika bahasa remaja di media sosial, dengan fokus pada penggunaan bahasa gaul yang berkembang pesat. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif melalui studi kepustakaan, mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan bahasa gaul memperkaya ragam bahasa namun juga mengakibatkan penurunan kualitas bahasa baku. Selain itu, fenomena ini mencerminkan dinamika budaya dan kebutuhan komunikasi yang cepat, dengan munculnya istilah-istilah baru, singkatan, serta elemen visual seperti emoji. Meskipun memberikan dampak positif dalam hal kreativitas, tantangan tetap ada dalam menjaga keutuhan bahasa Indonesia sebagai identitas nasional di tengah dominasi bahasa gaul. Oleh karena itu, penting bagi Generasi Z untuk tetap kritis dan bijaksana dalam berkomunikasi, demi menjaga kualitas komunikasi dan integritas bahasa di era digital.
Copyrights © 2025