Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

TRANSKRIPSI PUISI BERBASIS EKOLOGI KELAUTAN DI PONDOK BELAJAR ARNILA KAMPUNG NELAYAN SEBERANG Surip, M; Daulay, Muhammad Anggie Januarsyah; Dalimunthe, Syairal Fahmy
Asas: Jurnal Sastra Vol 13, No 1 (2024): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v13i1.57185

Abstract

Tulisan ini membahas penelitian yang dilakukan di Komunitas Pondok Belajar Arnila Kampung Nelayan Seberang Kelurahan Belawan 1 Kecamatan Medan Belawan Kota Medan sebagai mitra. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara tim di lapangan, ditemukan beberapa masalah yang belum berhasil dilaksanakan oleh mitra. Anak-anak Pondok Belajar Arnila berkeinginan menciptakan suatu produk literasi sastra yang dimakhtubkan dalam sebuah buku, namun pada realitasnya belum mampu difasilitasi dengan baik dan terukur, dikarenakan terbatasnya sumber daya manusia yang paham secara komprehensif terhadap permasalahan tersebut, yakni kesusastraan, budaya, dan kebahasaan. Selanjutnya metode yang digunakan pada kegiatan ini, yaitu metode pelaksanaan dan pendekatan. Metode pelaksanaan memiliki dua tahapan, yakni tahap workshop dan pembimbingan, dan tahap evaluasi serta pembuatan laporan, sedangkan metode pendekatan yakni in service learning berupa penguatan keilmuan dari tim melalui ceramah dan diskusi, sedangkan on service learning berupa pendampingan dan pelatihan penulisan dan digitaliasi karya sastra; puisi berbasis ekologi. Kegiatan ini menghasilkan luaran naskah kumpulan puisi yang dimakhtubkan dalam buku Ber-ISBN oleh anggota komunitas Pondok Belajar Arnila serta publikasi di media cetak maupun online. Selanjutnya kegiatan ini diharapkan dapat menjembatani serta dapat meningkatkan kegiatan literasi lainnya di komunitas Pondok Belajar Arnila Kampung Nelayan Seberang pada masa yang akan datang.
ANALISIS WACANA KRITIS DIMENSI SOSIAL FAIRCLOUGH DALAM NOVEL PULANG KARYA LEILA S. CHUDORI Tambunan, Khairunnisa Br; Dalimunthe, Syairal Fahmy; Surip, M
JURNAL TEKNOLOGI PENDIDIKAN Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Teknologi Pendidikan-Special Issue-Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tek.pend.v12i1.7287

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan dimensi sosial pada novel Pulang karya Leila S. Chudori dengan pendekatan Fairclough. Dimensi sosial yang dikaji dalam penelitian ini dilihat pada dimensi teks, dimensi praksis kewacanaan dan dimensi praksis sosiostruktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada subfokus dimensi sosial ditinjau dari praksis kewacanaan adalah masyarakat dapat mengetahui nilai dan realitas sosial/kenyataan yang terjadi pasa tahun 1960an yang sangat erat dengan masyarakat pada saat itu merupakan peristiwa G30SPKI, peristiwa supersmar, pembersihan etnis Tionghoa, serta tragedi Mei. Sementara pada subfokus dimensi praksis sosiostruktural pengarang ingin mengungkapkan peristiwa yang dialami warga negara Indonesia yang di cap sebagai tahanan politik melalui tokoh Dimas yang problematik yang terus berjuang untuk kembali ke negeri tercinta Indonesia dan mendapatkan hak dan diakui sebagai warga negara Indonesia. Bersumber pada hasil riset yang ditemui kalau riset ini serta novel Pulang bisa dijadikan selaku bahan teks buat siswa serta warga universal buat memperluas pengetahuan menimpa sejarah.
Analisis Kesalahan Berbahasa Pada Media Spanduk di Lingkungan Masyarakat (Kajian Morfologi) Rizki, Nabilha Legita; Syahfitri, Ramadania; Sahfitri, Yulia; Surip, M
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 6 (2024): Madani, Vol 2, No. 6 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.11535393

Abstract

The correct use of Indonesian must be in accordance with applicable rules, such as spelling, word formation, sentence construction, paragraph arrangement, and reasoning arrangement. Compliance with these rules determines the correctness of language use. However, observing the billboards around shows that many of them do not pay attention to the use of standard language. People often write words or sentences that can be understood by everyone without paying attention to Enhanced Spelling (EYD). Although the non-standardity of billboards is sometimes overlooked by readers, as native speakers of Indonesian, people have a responsibility to preserve linguistic rules. Therefore, this research analyzes the writing of information on billboards, banners and signs in the community to evaluate the extent of compliance with Indonesian language rules.
Revitalization of the Mandailing Regional Language (North Sumatra, Indonesia); Focusing on Metaphor Mapping and Concrete Efforts for Language Preservation Surip, M; Dalimunthe, Syairal Fahmy; Sumarsono; Rohim, Syaiful; Pulungan, Hendra Kurnia
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 10 No. 2 (2024): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v10i2.35002

Abstract

The background of writing this paper is based on a sense of concern about the extinction of the Mandailing regional language, especially the metaphor type. The purpose of this research is to reveal the pattern of mapping metaphors of the Mandailing regional language and concrete efforts in the preservation and revitalization of the Mandailing regional language to avoid extinction. The data source used is the use of the Mandailing regional language, a metaphor type used in social communication in the community. The data of this study is in the form of lingual units of spoken language in the social life of metaphor-type communities. The research method uses qualitative descriptive with data collection through the interactive engagement method. Meanwhile, the data processing method is based on the analysis of CMT conceptual metaphor theory through the mapping of various domains referred to in the use of metaphor-type Mandailing regional language. The data analysis method uses the referential method, to show and compare references or meanings contained in the realm of metaphorical speech mapping. This study found that there are five domains used in the metaphorical type of Mandaling regional language, namely: the human realm 5 (25 %) data, the object realm 4 (25 %) data, the plant realm 3 (18.75 %) data, the earth realm 2 (12.5 %) data, and the living realm 3 (18.75 %) data. These five realms of metaphors are used as referential data in metaphorical speech for society through the association of relevant meanings in social life. Meanwhile, the data on the language attitudes of the Mandailing people is still considered inadequate, and the level of community concern in preserving the Mandailing language is not good. Based on data on the level of public concern from cultural practitioners 8%, educators/teachers 20%, and the general public 26%. There are several concrete efforts in revitalizing the Mandailing regional language, including: the need for special regional regulations to strengthen and preserve, changing school curriculum policies by including the content of the Mandailing regional language, increasing community involvement in the preservation of regional languages, making the Mandailing regional language an active language of daily communication in the community.
Analisis Wacana Tawar-Menawar di Era Digital Studi Kasus Negosiasi Layanan Digital Marketing Suherlinda, Suherlinda; Lubis, Ruli Anwar; Surip, M; Dalimunthe, Syairal Fahmy
EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia) Vol 4, No 2 (2024): EUNOIA (Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/eunoia.v4i2.3964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana negosiasi dalam konteks layanan digital marketing di era digital, menggunakan teks negosiasi antara klien dan penyedia jasa sebagai studi kasus. Pendekatan yang digunakan adalah teori Analisis Wacana Kritis (AWK), yang menyoroti struktur bahasa, strategi komunikasi, dan dinamika kekuasaan dalam proses tawar-menawar. Melalui analisis ini, ditemukan bahwa negosiasi dalam konteks bisnis digital cenderung didominasi oleh strategi persuasi, kompromi, dan fleksibilitas dari kedua pihak. Penyedia jasa menggunakan pendekatan komunikatif yang menekankan pada penyesuaian layanan terhadap anggaran klien, sementara klien memanfaatkan peluang untuk negosiasi kontrak jangka pendek sebagai bentuk mitigasi risiko. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa negosiasi di era digital, terutama dalam jasa berbasis teknologi, memerlukan penyeimbangan antara penawaran jasa yang sesuai dengan kebutuhan klien dan kemampuan finansial mereka.
Menjaga Keseimbangan: Pelestarian Bahasa Daerah dalam Dinamika Bahasa Indonesia di Era Modern Wahyu Ningsih, Guslina; Sinaga, Sarah; Suhardi; Surip, M
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 2 (2025): FEBRUARI-APRIL
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i2.3186

Abstract

Bahasa daerah memiliki peran penting dalam identitas budaya, tetapi dominasi bahasa Indonesia dan bahasa asing mengancam keberlangsungannya. Penelitian ini berfokus pada tantangan dan solusi dalam menjaga keseimbangan antara bahasa daerah dan bahasa Indonesia di era modern. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan observasi di sekolah serta keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi bahasa Indonesia dalam pendidikan dan pekerjaan, kurangnya literasi dalam bahasa daerah, serta pengaruh media sosial menjadi faktor utama yang menyebabkan penurunan penggunaan bahasa daerah. Namun, dengan integrasi bahasa daerah dalam kurikulum, pembuatan konten digital berbasis bahasa daerah, serta penguatan peran keluarga dalam komunikasi sehari-hari, pelestarian bahasa daerah dapat dilakukan secara efektif. Data penelitian dipaparkan dalam bentuk tabel untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai tren penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda. Dengan strategi yang tepat, keseimbangan antara bahasa daerah dan bahasa Indonesia dapat dijaga sehingga keduanya tetap berkembang.
Analisis Kemampuan Literasi Sains pada Anak SD di Kabupaten Deli Serdang Insani, Aqia; Ramadani, Naila Synta; Jelita, Rara; Surip, M
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 2 (2025): FEBRUARI-APRIL
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i2.3200

Abstract

Literasi sains merupakan kemampuan individu dalam memahami konsep sains, menerapkan pengetahuan ilmiah dalam kehidupan sehari-hari, serta berpikir kritis dan memecahkan masalah berbasis sains. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan literasi sains pada anak sekolah dasar di Kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei. Data dikumpulkan melalui tes literasi sains dan angket yang diberikan kepada siswa SD di beberapa sekolah yang dipilih secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi sains siswa bervariasi, dengan sebagian besar siswa berada pada kategori sedang. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan literasi sains meliputi kualitas pembelajaran di sekolah, ketersediaan sumber belajar, serta dukungan orang tua di rumah. Studi ini menekankan pentingnya penguatan pendidikan sains sejak dini melalui metode pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual.
Perkembangan Bahasa Indonesia di Era Digital: Tantangan dan Peluang bagi Siswa Membangun Fondasi Bahasa di Era Revolusi Digital Peranginangin, Yunita; Ritonga, Zakia; Sion Br Siallagan, Putri; Surip, M
Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research Vol. 2 No. 2 (2025): FEBRUARI-APRIL
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/mister.v2i2.3202

Abstract

The development of digital technology has created a significant impact on the use of Indonesian, especially among students. Easy access to social media, chat applications, and digital learning platforms have changed the way students communicate and interact. On the one hand, the digital era offers advantages in the form of increased access to learning and creativity in language, but on the other hand, challenges also arise, such as the increasing use of everyday language, abbreviations that are not in accordance with the rules, and excessive acceptance of foreign terms. This study aims to investigate how the evolution of Indonesian in the digital era affects students at SMP Negeri 7 Medan and the role of teachers in guiding them to continue using correct and good Indonesian. By applying a qualitative approach through literature research and interview analysis, this study found that teachers face various difficulties in maintaining the use of Indonesian according to the rules amidst digital developments. With the right strategy, the digital era can be an opportunity to strengthen the use of Indonesian among students.
Dinamika Bahasa Remaja di Media Sosial: Studi Kasus TikTok dan Instagram Riani Hutauruk, Deby Dame; Trisnawati Banjarnahor, Enjel; Anatasya Siahaan, Windry; Surip, M
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2025): Maret: Local Culture and Traditions
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/3cz38v45

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika bahasa remaja di media sosial, dengan fokus pada penggunaan bahasa gaul yang berkembang pesat. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif melalui studi kepustakaan, mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan bahasa gaul memperkaya ragam bahasa namun juga mengakibatkan penurunan kualitas bahasa baku. Selain itu, fenomena ini mencerminkan dinamika budaya dan kebutuhan komunikasi yang cepat, dengan munculnya istilah-istilah baru, singkatan, serta elemen visual seperti emoji. Meskipun memberikan dampak positif dalam hal kreativitas, tantangan tetap ada dalam menjaga keutuhan bahasa Indonesia sebagai identitas nasional di tengah dominasi bahasa gaul. Oleh karena itu, penting bagi Generasi Z untuk tetap kritis dan bijaksana dalam berkomunikasi, demi menjaga kualitas komunikasi dan integritas bahasa di era digital.
TRANSKRIPSI PUISI BERBASIS EKOLOGI KELAUTAN DI PONDOK BELAJAR ARNILA KAMPUNG NELAYAN SEBERANG Surip, M; Daulay, Muhammad Anggie Januarsyah; Dalimunthe, Syairal Fahmy
Asas: Jurnal Sastra Vol. 13 No. 1 (2024): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v13i1.57185

Abstract

Tulisan ini membahas penelitian yang dilakukan di Komunitas Pondok Belajar Arnila Kampung Nelayan Seberang Kelurahan Belawan 1 Kecamatan Medan Belawan Kota Medan sebagai mitra. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara tim di lapangan, ditemukan beberapa masalah yang belum berhasil dilaksanakan oleh mitra. Anak-anak Pondok Belajar Arnila berkeinginan menciptakan suatu produk literasi sastra yang dimakhtubkan dalam sebuah buku, namun pada realitasnya belum mampu difasilitasi dengan baik dan terukur, dikarenakan terbatasnya sumber daya manusia yang paham secara komprehensif terhadap permasalahan tersebut, yakni kesusastraan, budaya, dan kebahasaan. Selanjutnya metode yang digunakan pada kegiatan ini, yaitu metode pelaksanaan dan pendekatan. Metode pelaksanaan memiliki dua tahapan, yakni tahap workshop dan pembimbingan, dan tahap evaluasi serta pembuatan laporan, sedangkan metode pendekatan yakni in service learning berupa penguatan keilmuan dari tim melalui ceramah dan diskusi, sedangkan on service learning berupa pendampingan dan pelatihan penulisan dan digitaliasi karya sastra; puisi berbasis ekologi. Kegiatan ini menghasilkan luaran naskah kumpulan puisi yang dimakhtubkan dalam buku Ber-ISBN oleh anggota komunitas Pondok Belajar Arnila serta publikasi di media cetak maupun online. Selanjutnya kegiatan ini diharapkan dapat menjembatani serta dapat meningkatkan kegiatan literasi lainnya di komunitas Pondok Belajar Arnila Kampung Nelayan Seberang pada masa yang akan datang.