Penelitian ini mengeksplorasi dampak seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama terhadap kinerja perangkat daerah di Kabupaten Sumba Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kualitas SDM, sarana prasarana, insentif, anggaran, lingkungan kerja, dan uraian tugas yang jelas secara signifikan mendukung peningkatan kinerja organisasi. Hambatan yang diidentifikasi meliputi rendahnya disiplin staf, ketidakadilan dalam sistem penghargaan, praktik KKN, serta lemahnya pengawasan dan komunikasi lintas sektor. Untuk mengatasi hambatan tersebut, direkomendasikan pelatihan SDM, penerapan manajemen berbasis digital, insentif berbasis kinerja, dan pengembangan karir. Implementasi seleksi terbuka terbukti meningkatkan motivasi, akuntabilitas, dan semangat kerja pegawai, yang pada akhirnya memperkuat kinerja dan akuntabilitas organisasi di Kabupaten Sumba Barat.
Copyrights © 2025