Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan manajemen konflik pada atlet taekwondo universitas A, B, C dan D di daerah istimewah Yogyakarta. penelitian ini menggunakan metode kuantitaif dengan melbiatkan 136 responden yang berusia 18-25 tahun. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala manajemen konflik. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan manajemen konflik pada atlet taekwondo yang sangat signifikan, dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa setiap atlet taekwondo memiliki manajemen konflik yang berbeda-beda. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi faktor lain yang mempengaruhi manajemen konflik serta dapat mempertimbangkan variabel-variabel lain yang belum teruji atau metodologi penelitian yg berbeda guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.
Copyrights © 2025