Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbedaan Manajemen Konflik pada Atlet Taekwondo Universitas A, B, C dan D di Daerah Istimewa Yogyakarta Masrudin, Sartika; Setyo Ariyanto, Mustaqim
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i3.56157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan manajemen konflik pada atlet taekwondo universitas A, B, C dan D di daerah istimewah Yogyakarta. penelitian ini menggunakan metode kuantitaif dengan melbiatkan 136 responden yang berusia 18-25 tahun. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala manajemen konflik. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan manajemen konflik pada atlet taekwondo yang sangat signifikan, dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa setiap atlet taekwondo memiliki manajemen konflik yang berbeda-beda. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi faktor lain yang mempengaruhi manajemen konflik serta dapat mempertimbangkan variabel-variabel lain yang belum teruji atau metodologi penelitian yg berbeda guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.
GAMBARAN WANITA DEWASA AWAL YANG MENGALAMI FATHERLESS Turyati, Tri Vaiqotusa'adah; Setyo Ariyanto, Mustaqim
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i3.7583

Abstract

Indonesia ranks third in the world for cases of fatherlessness. Fatherlessness refers to a condition in which a person's development lacks the psychological and physiological role of a father. This condition is important to study because it can affect an individual's psychological well-being, especially in early adulthood. This study aims to describe the aspects of fatherlessness and identify the factors that influence it. The research method used is a qualitative phenomenological approach, with two early adult women as subjects, one due to a broken home and the other due to the death of their father. Data were collected through in-depth interviews, unstructured observations, and documentation, which were then analyzed descriptively. The results of the study show that both subjects did not receive optimal father roles in various aspects, leading to negative impacts such as feelings of sadness, anger, envy, low self-esteem, and emotional trauma. In conclusion, fatherlessness has a significant impact on the psychological well-being of early adult women, particularly in emotional and social aspects. The implications of this study emphasize the importance of the father's role in the family as a psychological foundation for children. ABSTRAK Indonesia menempati urutan ketiga di dunia untuk kasus "fatherless". Fatherless mengacu pada kondisi di mana seseorang dalam proses tumbuh kembangnya kekurangan peran psikologis maupun fisiologis dari ayah. Kondisi ini penting untuk diteliti karena dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis individu, terutama pada masa dewasa awal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek-aspek fatherless serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif fenomenologi, dengan subjek dua wanita dewasa awal yang mengalami fatherless, satu karena broken home dan satu lagi karena kematian ayah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi tak berstruktur, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek tidak memperoleh peran ayah secara optimal dalam berbagai aspek, yang mengakibatkan dampak negatif seperti perasaan sedih, marah, iri, rendah diri, dan trauma emosional. Kesimpulannya, fenomena fatherless memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan psikologis perempuan dewasa awal, terutama dalam aspek emosional dan sosial. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya peran ayah dalam keluarga sebagai dasar psikologis anak.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua terhadap Pengambilan Keputusan pada Remaja Akhir Nurul Adha, Febrianti; Setyo Ariyanto, Mustaqim; Malahati, Fildzah
EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies Vol. 6 No. 1 (2026): EduInovasi:  Journal of Basic Educational Studies
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aims to investigate the correlation between parenting patterns and decision-making processes in late adolescence, this study adopted a quantitative methodology with a correlational design, involving 100 individuals of late adolescents as subjects. The measurement instrument consists of a parenting pattern scale that evaluates the dimensions of control, independence expectations, communication, and support, as well as a decision-making scale that measures self-efficacy, execution ability, social interaction, and adaptive capacity. Evaluation of the normality and linearity of the data showed that the data met the criteria for the application of parametric statistical analysis. Pearson's correlation analysis revealed a robust and meaningful positive association between parenting patterns and late adolescent decision-making (r = 0.747; p = 0.000). These findings imply that the improvement in the quality of parenting patterns correlates with an increase in adolescents' competence in carrying out autonomous decision-making. This study confirms the significance of supportive parenting patterns in facilitating the development.