Beberapa Gas buang yang berbahaya adalah sulfur dioksida (SO2) dan Nitrogen dioksida (NO2). Emisi SO2 dan NO2dihasilkan oleh semen industri dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kualitas udara lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi emisi SO2 dan NO2 dari cerobong industri semen dan penyebarannya serta memprediksi pola penyebaran SO2 dan NO2 gas berdasarkan model Aermod View. Sampel diambil dari enam lokasi dan dilakukan analisis konsentrasi lingkungan Gas SO2 ditentukan menggunakan Metode Pararosanilin dan gas NO2 ditentukan menggunakan Griez Saltzman. Pola emisi dianalisis menggunakan Continuous Emission Data Sistem Pemantauan (CEMS). Pola sebaran dan luas sebaran dianalisis menggunakan model Aermod View. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emisi SO2sebesar 1,51 mg/Nm3 dan NO2 sebesar 63,23 mg/Nm3 dan hasil tersebut masih dibawah standar baku mutu menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 13/1995. Hasil analisis udara ambien menunjukkan konsentrasi maksimum ambien pada jarak 350 meter dari sumber emisi untuk parameter SO2 sebesar 726,769 μg/Nm3 dan parameter NO2 sebesar 152,420 μg/Nm3. Konsentrasi tersebut melebihi baku mutu udara ambien nasional sesuai PP nomor 22 tahun 2021 tentang Penataan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (lampiran VII). Hasil pemodelan menggunakan model Aermod View menunjukkan arah sebaran polutan berada di barat dan tenggara. Hal ini sesuai dengan hasil analisis windrose bahwa angin dominan bertiup dari timur ke barat dan dari barat laut ke tenggara. Pola sebarannya adalah semakin jauh letak polutan dari cerobong asap maka konsentrasi polutan semakin kecil dan penyebarannya semakin merata.
Copyrights © 2025