Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
Vol 3, No 2 (2025): Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani - Mei 2025

Penyembah-Penyembah Benar Menurut Yohanes 4:23: Kaitannya terhadap Pengenalan Akan Allah

Adi, Didit Yuliantono (Unknown)
Firmansah, Endik (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Apr 2025

Abstract

This scientific study aims to explore the meaning of true worship according to John 4:23 and its relation to knowing God. True worship must be grounded in the three essential aspects of the Christian faith: orthodoxy (right doctrine), orthopraxy (right practice), and ortholatry (right worship). The truth in this context is not philosophical or anthropocentric but Christocentric, with Scripture as its ultimate standard. God is both the foundation and the ultimate goal of all Christian reality. As the Creator, He sovereignly rules over all of life. He alone is worthy of worship and glorification. Scripture explicitly describes worshiping God as being conducted "in spirit and truth." Since God is Spirit, worship must be a spiritual communion with Him. Moreover, God has revealed Himself through His Word, which is now inscripturated in the Bible and must be understood through a biblical-theological framework. Using a qualitative research method with a literature study approach, this study seeks to explore the meaning of true worship in John 4:23 to obtain theologically sound and accountable findings. The author argues that the biblical concept of true worship in John 4:23 provides a theological foundation for the congregation to grow in knowing God through a life of genuine spiritual devotion. This study provides a fresh perspective, highlighting that the practice of authentic worship holds a vital role in the knowledge of God.AbstrakPenulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna penyembahan yang benar menurut Yohanes 4:23 dan kaitannya terhadap pengenalan akan Allah. Penyembahan yang benar harus berdasarkan pada tiga pilar iman Kristen ortodoksi (ajaran yang benar), ortopraksi (tindakan yang benar), dan ortolatria (ibadah atau penyembahan yang benar).  Kebenaran di sini bukan kebenaran filosofis dan antroposentris, melainkan Kristosentris yang bertolak dari Alkitab sebagai parameternya.  Dan Allah sebagai alasan serta tujuan atas semua realitas kehidupan Kekristenan. Allah sebagai pencipta adalah penguasa atas semua realitas kehidupan.  Dialah yang layak disembah dan dimuliakan.  Penyembahan kepada Allah secara eksplisit dideskripsikan dalam Alkitab, yaitu dalam Roh dan kebenaran.  Allah yang adalah Roh harus disembah dalam hubungan rohani.  Allah yang menyatakan Diri-Nya melalui Firman-Nya dan Firman itu telah diabadikan dalam kehidupan dalam Alkitab harus dipahami secara Alkitabiah.  Melalui metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka penulis berusaha menggali makna penyembahan yang benar dalam Yohanes 4:23 untuk mendapatkan data yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Penulis menyatakan bahwa konsep penyembahan yang benar menurut Yohanes 4:23 ini dapat menuntun jemaat dalam pengenalan yang benar kepada Tuhan melalui kehidupan kerohanian mereka. Tulisan ini memberikan wawasan yang baru bahwa praktek penyembahan yang benar memiliki peranan yang penting dalam pengenalan akan Allah.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

philoxenia

Publisher

Subject

Religion Other

Description

Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Kalvari Maluku Utara. Kami memproses serta memublikasikan manuskrip yang berhubungan dengan Teologi dan Pendidikan Kristiani. e-ISSN Philoxenia adalah 2985-5888. Selanjutnya, nomor DOI jurnal Philoxenia ...