Artikel ini menganalisis dampak inflasi dan suku bunga terhadap pergerakanharga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) di Bursa Efek Indonesia. Sebagaibank terkemuka dengan likuiditas dan kapitalisasi pasar besar, BBCA menjadifokus utama investasi. Inflasi, sebagai indikator naiknya harga barang dan jasa,memengaruhi kestabilan harga saham bank tersebut, di mana inflasi yangtinggi dapat memicu kenaikan suku bunga oleh Bank Indonesia. Dampak inimempengaruhi profitabilitas bank melalui margin bunga bersih serta daya belimasyarakat. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan regresi linierberganda untuk menilai hubungan antara inflasi, suku bunga, dan hargasaham BBCA selama periode Januari 2021 hingga Desember 2023. Hasilanalisis menunjukkan bahwa fluktuasi harga saham BBCA dipengaruhi olehperubahan inflasi dan suku bunga, di mana inflasi yang tinggi berpotensimeningkatkan biaya pinjaman dan menurunkan daya beli masyarakat. Selainitu, volatilitas harga saham mencerminkan ketidakpastian pasar yang dihadapiinvestor. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi investor dalammengambil keputusan investasi yang lebih baik dalam konteks dinamikaekonomi Indonesia.
Copyrights © 2024