AbstrakPenelitian ini menganalisis volatilitas harga saham lima perusahaan tambangbatu bara terkemuka di Indonesia, yaitu PT Bukit Asam Tbk (PTBA), BaramultiSuksessarana Tbk (BSSR), Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), MitrabaraAdiperdana Tbk (MBAP), dan Golden Energy Mines Tbk (GEMS), selamaperiode Januari 2023 hingga Desember 2024. Tujuan utama penelitian iniadalah untuk memahami dinamika volatilitas dan implikasinya terhadapstrategi investasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatifdengan analisis data time series untuk menghitung standar deviasi sebagaiindikator volatilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ITMG memilikitingkat volatilitas tertinggi, menawarkan peluang tinggi namun dengan risikobesar, sementara BSSR memiliki volatilitas terendah, menjadikannya pilihanmenarik bagi investor konservatif. PTBA dan MBAP menunjukkan volatilitasmenengah yang menawarkan keseimbangan antara risiko dan keuntungan.Faktor eksternal, seperti harga batu bara global, kebijakan regulasi, dandinamika geopolitik, terbukti memengaruhi volatilitas saham. Temuan inimengindikasikan pentingnya diversifikasi portofolio dan penerapanmanajemen risiko yang ketat dalam investasi di sektor tambang. Selain itu,emiten yang fokus pada efisiensi operasional dan diversifikasi bisnismenunjukkan daya tahan yang lebih tinggi terhadap fluktuasi pasar. Penelitianini memberikan wawasan strategis bagi investor untuk mengoptimalkankeputusan investasi mereka di sektor yang sangat dinamis ini.AbstractThis study analyzes the stock price volatility of five leading coal miningcompanies in Indonesia, namely PT Bukit Asam Tbk (PTBA), BaramultiSuksessarana Tbk (BSSR), Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), MitrabaraAdiperdana Tbk (MBAP), and Golden Energy Mines Tbk (GEMS), during theperiod January 2023 to December 2024. The main objective of this study is tounderstand the dynamics of volatility and its implications for investmentstrategies. The research method uses a quantitative approach with time seriesdata analysis to calculate standard deviation as an indicator of volatility. Theresults show that ITMG has the highest level of volatility, offering highopportunities but with great risks, while BSSR has the lowest volatility, makingit an attractive choice for conservative investors. PTBA and MBAP exhibitmedium volatility offering a balance between risk and reward. External factors,such as global coal prices, regulatory policies, and geopolitical dynamics, areshown to influence stock volatility. These findings indicate the importance ofportfolio diversification and rigorous risk management in investing in the miningsector. In addition, issuers that focus on operational efficiency and businessdiversification show higher resilience to market fluctuations. This researchprovides strategic insights for investors to optimize their investment decisionsin this highly dynamic sector.
Copyrights © 2024