Penggunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan terus berkembang, termasuk di jenjang sekolah dasar (SD). Artikel ini menganalisis tantangan yang dihadapi dalam penerapan teknologi AI untuk meningkatkan pemahaman belajar siswa SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis literatur dan wawancara mendalam dengan tenaga pendidik serta ahli teknologi pendidikan. Sebanyak delapan narasumber diwawancarai, terdiri dari lima guru SD dan tiga pakar teknologi pendidikan, menggunakan teknik wawancara semi-terstruktur untuk menggali persepsi dan pengalaman langsung dalam konteks implementasi AI di lingkungan pembelajaran dasar. Hasil analisis menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi kurangnya pemahaman guru tentang teknologi AI, keterbatasan infrastruktur di sekolah, kesenjangan akses teknologi di daerah terpencil, serta kurangnya penyesuaian konten AI dengan kebutuhan siswa usia dini. Selain itu, terdapat kekhawatiran terkait privasi data siswa dan potensi penggantian peran guru oleh teknologi. Artikel ini merekomendasikan pelatihan intensif bagi guru, peningkatan infrastruktur teknologi, serta pengembangan konten AI yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran anak di jenjang SD. Dengan mengatasi tantangan ini, teknologi AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih adaptif, interaktif, dan efektif.
Copyrights © 2025