Canine Atopic Dermatitis (CAD) adalah penyakit kulit kronis yang dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Studi kasus ini membahas penanganan seekor anjing Siberian Husky berusia 7 tahun yang didiagnosis dengan CAD di Rumah Sakit Hewan Pendidikan IPB University. Gejala utama yang dialami meliputi pruritus, eritema, dan lesi kulit yang disebabkan oleh infeksi sekunder. Terapi yang diberikan termasuk penggunaan prednisolon sebagai antiinflamasi, Transfer Factor untuk mendukung sistem imun, dan produk topikal seperti Allerdone untuk mengatasi gatal. Selain itu, sampo antibakteri dan antijamur, serta suplemen kulit Coatex, diberikan untuk mengelola kondisi kulit. Edukasi terhadap pemilik mengenai pengelolaan jangka panjang sangat penting untuk menjaga kualitas hidup anjing dan mengurangi beban psikologis serta finansial pemilik. Studi ini menekankan pentingnya pendekatan terapi multimodal dalam menangani CAD.
Copyrights © 2025