Pseudomonas aeruginosa adalah bakteri Gram-negatif oportunistik yang menyebabkan infeksi nosokomial berat. Virulensinya didukung oleh pembentukan biofilm dan resistansi antibiotik, sehingga diperlukan terapi alternatif. Bruguiera gymnorrhiza (bakau lindur) diketahui memiliki senyawa bioaktif dengan sifat antibakteri. Penelitian ini menggunakan ekstrak etanol daun bakau untuk menguji aktivitas antibakteri terhadap Pseudomonas aeruginosa. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi, dan uji fitokimia dilakukan untuk mengidentifikasi senyawa aktif. Aktivitas antibakteri dianalisis melalui uji zona hambat dan evaluasi statistik. Ekstrak menunjukkan efek antibakteri bergantung konsentrasi dengan zona hambat 12,82 mm; 14,18 mm; dan 15,34 mm masing-masing untuk konsentrasi 50%, 75%, dan 100%. Senyawa aktif seperti flavonoid dan saponin merusak membran sel bakteri dan metabolisme, berkontribusi pada hasil yang diamati. Meski efektif, ekstrak menunjukkan daya hambat lebih rendah dibandingkan antibiotik standar karena perbedaan dalam kemurnian dan konsentrasi. Temuan ini menegaskan potensi ekstrak bakau sebagai agen antibakteri alami yang membutuhkan optimalisasi lebih lanjut. Ekstrak etanol daun Bruguiera gymnorrhiza menunjukkan aktivitas antibakteri signifikan terhadap Pseudomonas aeruginosa, memberikan dasar untuk pengembangan terapi berbasis tanaman.
Copyrights © 2025