Shautut Tarbiyah
Vol 19, No 2 (2013): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan

Mahdiisme Syi’ah : Akar Sejarah dan Implikasinya dalam Perkembangan Sosial Politik

Muh. Ikhsan AR. (Dosen IAIN Kendari)



Article Info

Publish Date
01 Nov 2013

Abstract

Keanekaragaman aspirasi politik dan doktrin yang dibawa oleh berbagai sekte (kalam) dalam Islam—tak terkecuali Syi’ah—berdampak negatif sebagai akibat terjadinya akulturasi budaya dan keyakinan, sesudah meluasnya daerah kekuasaan Islam. Rupanya al-Qur’an dan Sunnah Rasul tidak lagi dijadikan sebagai rujukan oleh sekian banyak aliran yang muncul waktu itu guna mencari titik temu. Akan tetapi sebaliknya, justru keduanya mereka jadikan sebagai dasar untuk menguatkan doktrin atau  paham mereka  masing-masing. Sikap demikian ini mendorong mereka kepada tindakan-tindakan yang ekstrem dan permusuhan dengan sesama Muslim, sebagaimana yang pernah dilakukan oleh golongan Syi'ah dalam mewujudkan dan menyebarkan ide serta pengaruh mereka masing-masing.Syi’ah sebagai sebuah aliran yang berkembang dalam sejarah pemikiran Islam memiliki keunikan—yang khas tipikal—tersendiri dengan kemajuan yang cukup signifikan. Walaupun jumlahnya tidak banyak, namun eksistensi kaum Syi’ah terus terjaga dan terus berkembang. Melalui doktirn keagamaan mahdiisme yang memiliki ciri khas tersendiri, menjadikan Syi’ah berbeda dengan tradisi lainnya.Untuk mendudukkan Syi’ah dalam koridor yang ada maka perlu dikemukakan doktrin keagamaan dan sosial yang ada dalam tradisi tersebut. Dari konteks keagamaan kemudian diturunkan ke dalam konteks sosial. Berbagai kegiatan sosial selalu mengacu kepada doktrinitas yang ada seperti dalam bidang ekonomi dan politik.Kata Kunci: syi’ah, imamiyah, mahdiisme.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

shautut-tarbiyah

Publisher

Subject

Education Social Sciences

Description

Jurnal Shautut Tarbiyah adalah satu dari banyak jurnal yang ada di IAIN Kendari yang membahas Ilmu-Ilmu Sosial dan ...