Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik manajemen sumber daya manusia terhadap kinerja keselamatan pelayaran dengan manajemen perawatan mesin kapal sebagai variabel mediasi. Variabel independen meliputi Selection and Recruitment, Training and Development, Reward Management, dan Teamwork Management. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan sampel sebanyak 92 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keselamatan pelayaran. Selection and Recruitment (t=2,166, sig=0,033), Training and Development (t=3,376, sig=0,001), Reward Management (t=4,728, sig=0,000), dan Teamwork Management (t=2,636, sig=0,010) memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja dengan nilai t tabel 1,894. Manajemen perawatan mesin kapal terbukti memediasi hubungan antara praktik manajemen sumber daya manusia (SDM) dan kinerja (t=21,136, sig=0,000). Model penelitian menunjukkan tingkat penjelasan yang tinggi dengan Adjusted R Square sebesar 84,7%. Penelitian merekomendasikan peningkatan sistem rekrutmen, pengembangan program pelatihan, perbaikan sistem reward, optimalisasi manajemen waktu, serta penguatan sistem perawatan mesin kapal untuk meningkatkan kinerja keselamatan pelayaran.
Copyrights © 2025