Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan kompetensi kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Tenaga Kerja Kota Bogor baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah metode Kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan sampel berjumlah 36 responden. Hasil penelitian ini adalah, Motivasi Kerja (X1) berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai (Y) dengan persamaan regresi Y=7,464 + 0,808X1, koefesien determinasi sebesar 7,25% dan 27,5% faktor lain. Koefesien korelasi sebesar 0,851 hubungan sangat kuat. Uji hipotesis diperoleh nilai (Thitung 9,460 > Ttabel 2,03224) dengan demikian maka H01 Ditolak dan Ha1 Diterima. Artinya terdapat pengaruh signifikan Motivasi Kerja (X1) terhadap Kinerja Pegawai (Y) pada Disnaker Kota Bogor. Kompetensi Kerja (X2) berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai dengan persamaan regresi Y= -0,345 + 0,992X2, koefesien determinasi sebesar 90% dan 10% faktor lain. Koefesien korelasi sebesar 0,949 hubungan sangat kuat. Uji hipotesis diperoleh nilai ( Thitung 17,482 > Ttabel 2,03224 ) dengan demikian maka H02 Ditolak dan Ha2 Diterima. Artinya terdapat pengaruh signifikan Kompetensi Kerja (X2) terhadap Kinerja Pegawai (Y) pada Disnaker Kota Bogor. Motivasi (X1) dan Kompetensi (X2) berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai (Y) dengan persamaan regresi Y = -0,357 + 0,057X1 + 0,937X2, Koefesien determinasi sebesar 90,1% dan 9,9% dipengaruhi oleh faktor lain. Koefesien Korelasi sebesar 0,949 hubungan sangat kuat. Uji hipotesis diperoleh nilai (Fhitung 149,609 > Ftabel 2,890) dengan demikian maka H03 Ditolak dan Ha3 Diterima. Artinya terdapat pengaruh signifikan secara simultan Motivasi dan Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai pada Disnaker Kota Bogor.
Copyrights © 2025