ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak variabel makroekonomi terhadap pembiayaan perbankan syariah dalam upaya membantu dalam pemulihan ekonomi masyarakat setelah pandemi covid-19. Variabel makroekonomi yang digunakan adalah inflasi, suku bunga, dan nilai tukar terhadap pembiayaan perbankan syariah. Data yang digunakan merupakan data bulanan dari periode Januari 2011 sampai Agustus 2022. Metode yang digunakan untuk menguji dampak adalah model Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Hasil pengujian dengan model ARDL menemukan bahwa nilai tukar dan suku bunga berpengaruh positif signifikan. Sedangkan variabel inflasi memiliki dampak positif dan negatif signifikan sekaligus terhadap pembiayaan. Dengan terkontrolnya variabel makroekonomi dengan baik bisa meningkatkan pembiayaan dan pembiayaan tersebut dapat membantu pemulihan ekonomi masyarakat dan berdampak pemulihan ekonomi nasional.ABSTRACTThis study aims to determine the impact of macroeconomic variables on sharia banking financing in an effort to assist the community's economic recovery after the co-19 pandemic. The macroeconomic variables used are inflation, interest rates, and exchange rates for sharia banking financing. The data used is monthly data from January 2011 to August 2022. The method used to test the impact is the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model. The test results with the ARDL model found that exchange rates and interest rates had a significant positive effect. While the inflation variable has a significant positive and negative impact on financing. With well-controlled macroeconomic variables, it can increase financing and this financing can help restore the community's economy and have an impact on national economic recovery
Copyrights © 2022