Darul Ulum: Jurnal Ilmiah Keagamaan, Pendidikan dan Kemasyarakatan
Vol 10 No 1 (2019): Darul Ulum, Volume 10 Nomor 1, 2019

SISTEM PEMBELAJARAN AL-QUR’AN DENGAN METODE AT-TIBYAN DI RUMAH TAHFIDZH UMMUL QUR’A KOTA BANJARMASIN

Muhammad Iqbal Ansari (UNISKA MAB)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2019

Abstract

Hasil riset PTIQ menunjukkan bahwa 65 % masyarakat Indonesia masih buta aksara Al-Quran, terutama di daerah pelosok. Problematika yang seringkali terjadi pada kemampuan membaca Al-Qur’an adalah terkait pelafalan huruf hijaiyah dengan tepat sesuai dengan tempat keluarnya huruf (makhraj) dan membedakan bunyi (tamyiz al-aswat) antara huruf yang hampir sama bunyi atau simbolnya. Solusi alternatif dari permasalahan di atas adalah dengan menerapkan metode yang sesuai dengan kemampuan peserta didik seperti metode At-Tibyan. Proses pembelajaran dilaksanakan dengan mengeja (tahajjiy) berulang dan dengan melafalkan hukum bacaan tajwid secara langsung. Dengan pengulangan, diharapkan bunyi dan bentuk huruf yang mirip dapat dengan mudah diingat oleh peserta didik. Pengejaan dilafalkan dengan irama yang khas sehingga menyenangkan untuk dipelajari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian sistem pembelajaran Al-Qur’an dengan metode At-Tibyan di Rumah Tahfidzh Ummul Qura’ kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus (case studies). Adapun sumber data berupa data primer dan data sekunder. Sumber data primer yang dipilih dalam penelitian ini yaitu: narasumber (informan), peristiwa atau aktivitas, tempat atau lokasi. Analisis dilakukan mulai tahapan pengumpulan data, reduksi data, paparan data, serta verifikasi dan pengambilan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Bedasarkan penelitian ditemukan bahwa system pembelajaran dengan metode At-Tibyan Rumah Tahfidzh Ummul Qura’ dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yaitu: 1) perencanaan sistem dilaksanakan melalui pembinaan guru dan penyusunan RPP oleh setiap guru, 2) pengorganisasian dilakukan untuk memberikan wewenang kepada beberapa individu untuk melakukan pemantauan atau supervisi, 3) Pelaksanaan dilaksanakan dalam bentuk klasikal kemudian dilanjutkan dengan kelompok secara parsial. Masing-masing kelompok berbeda proses pembelajaran sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik, 4) pengendalian sistem dilakukan berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran. Hasil evaluasi akan merubah sistem pembelajaran di kelompok atau pertukaran guru pada masing-masing kelompok.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

darululum

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Social Sciences Other

Description

Darul Ulum: Journal of Islamic Studies, published by Darul Ulum Research Centre of STIT Darul Ulum Kotabaru Kalimantan Selatan since 2008, can be said as the oldest academic journal dealing with the theme in South Borneo. The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives of ...