Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis hubungan dimensi kemampuan kerja, kebijakan bonus, dan kedisiplinan kerja terhadap kinerja karyawan Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil bahwa dari ketiga variable kemampuan kerja, kebijakan bonus, dan kedisiplinan kerja, terbukti mempengaruhi kinerja karyawan kinerja adalah sebagai fungsi interaksi antara kemampuan atau Ability (A), motivasi atau motivation (M), dan peluang atau Opportunity (O) yaitu kinerja= f (A x M x O) yang artinya kinerja merupakan fungsi dari kemampuan, motivasi dan peluang. Selain itu, kinerja pada dasarnya apa yang dilakukan atau tidak dilakukan oleh karyawan. Kinerja karyawan yang umum untuk kebanyakan pekerjaan meliputi; kuantitas dari hasil, kualitas dari hasil, ketepatan waktu dari hasil, kehadiran, dan kemampuan bekerja sama. salah satu alasan pentingnya pembayaran bonus karena adanya ketidaksesuaian tingkat kompensasi yang dibayarkan kepada eksekutif dengan pekerja lain. Program bonus adalah salah satu cara untuk memungkinkan seluruh pekerja merasakan bersama kemakmuran perusahaan. Selain itu, ada kesadaran yang tumbuh bahwa program pembayaran tradisional seringkali tidak bagus dalam menghubungkan pembayaran dengan kinerja.
Copyrights © 2022