Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kecenderungan siswa yang mempunyai sikap “anti sosial” ditandai dengan sering membolos, diskors dari sekolah dan lain sebagainya, itu dikarenakan tidak pernah menghiraukan dan mendengarkan saran maupun nasehat dari guru. Maka hal itu sangat diperlukan adanya perhatian orang tua dan lembaga pedidikan apabila di sekolah, karena apabila dibiarkan akan merugikan berbagai pihak. Bagi lingkungan sekolah akan menghambat proses pembelajaran serta akan mengganggu atau menghambat proses pencapaian tujuan pembelajaran yang telah ditentukan. Dalam penelitian ini difokuskan pada tiga rumusan masalah, yaitu: (1) Bagaimana peran guru pendidikan agama Islam dalam pembentukan karakter di SDN 2 Sungai Nyamuk? (2) Bagaimana karakter siswa di SDN 2 Sungai Nyamuk? (3) Faktor apa saja yang mempengaruhi guru pendidikan agama Islam dalam pembentukan karakter di SDN 2 Sungai Nyamuk? Penelitian ini disusun berdasarkan data lapangan yang menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan observasi partisipan, wawancara mendalam, dan study dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya, peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti diantaranya yaitu: Pertama, peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter Siswa yaitu sebagai fasilitator, sebagai motifator dan sebagai inovator. Kedua, karakter peserta didik di SDN 2 Sungai Nyamuk yaitu ada karakter religius, disiplin dan peduli sosial. Ketiga, faktor yang mempengaruhi guru pendidikan agama Islam dalam pembentukan karakter siswa yaitu terdiri dari faktor intern dan faktor eksteren diantaranya faktor intern berasal dari siswanya sendiri yaitu kesadaran dari siswanya akan pentingnya berkarakter sesuai ajaran islam sedangkan faktor eksternalnya berasal dari lingkungan keluarga sekolah dan masyarakat
Copyrights © 2023