Pendidikan adalah suatu bagian yang amat berpengaruh bagi kehidupan setiap individu, dengan pendidikan setiap individu bisa menumbuhkan keilmuan, membentuk keterampilan bagi individu itu, memajukan kapasitas diri dan sanggup membangun sosok yang berkomitmen, cerdas, dan inovatif. Salah satu aspek pokok yang menentukan kualitas pendidikan adalah guru. Guru memegang peran berarti tatkala memajukan kapasitas peserta didik lebih-lebih pada saat membaca Al-Qur’an. Karena membaca Al-Qur’an menjadi bagian dari kefardhuan yang semestinya dijalankan serta ditekuni oleh setiap umat manusia yang memeluk agama Islam untuk merealisasinya sebagai ajaran dan dasar hidup seantero umat manusia. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif deskriptif dengan menganalisis beberapa hal yang terkait dengan budaya membaca Al-Qur’an di lingkup suatu sekolah formal yang berbasis pesantren, yaitu SMP Tarbiyatunnasyiin Paculgowang Jombang. Data yang diterima adalah dengan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi yang kemudian di analisis dan ditarik kesimpulan. Berdasarkan penelitian tersebut didapatkan hasil bahwa guru PAI di SMP Tarbiyatunnasyiin Paculgowang Meningkatkan kualitas siswa tentang hal ubudiyah dan moralitasnya, mengaplikasikan 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun), Mengambil peranan ketika ada event-event terkait dengan keagamaan seperti isro’ mi’roj, maulid nabi serta menggandeng Ummi Foundation Surabaya dalam budaya membaca Al-Qur’an dan melakukan tahsin untuk menyamakan bacaan sesama guru pengajar untuk di lanjutkan ke para murid.
Copyrights © 2023