Anak dengan gangguan pendengaran yang biasa dikenal dengan istilah tunarungu maupun tuli memiliki hambatan dalam proses berbicara dan bahasanya yang diakibatkan oleh gangguannya dalam mendengar juga bisa berbicara dan berbahasa dengan normal layaknya anak dengar pada umumnya. Dalam mencapai kemampuan bicara dan bahasa anak dengan gangguan pendengaran harus dilakukannya intervensi sedini mungkin dan mendapatkan layanan habilitasi yang bagus sesuai kebutuhan untuk menunjang keberhasilan anak. Dalam layanan habilitasi ini pentingnya penggunaan metode yang sesuai dengan apa yang ingin dicapai oleh anak. Di Yayasan Aurica terdapat program layanan intervensi unggulan untuk anak dengan gangguan pendengaran dalam mencapai kemampuan bicara dan bahasa anak dengan menggunakan metode AVT (Auditory Verbal Therapy ) berbasis keluarga dengan belajar melalui pendengaran anak dibantu oleh teknologi dengar yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Copyrights © 2024