Pendidikan karakter merupakan pilar fundamental dalam sistem pendidikan nasional yang bertujuan membentuk generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga berakhlak mulia. Proses pembentukan karakter ini melibatkan interaksi kompleks antara berbagai elemen, terutama dinamika hubungan antara guru dan siswa. Artikel ini menyajikan sebuah studi literatur yang mengkaji dinamika interaksi guru dan siswa dalam konteks implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di Indonesia, berdasarkan tinjauan terhadap sejumlah penelitian relevan. Melalui metode studi literatur dengan pendekatan analisis tematik terhadap artikel-artikel penelitian yang tersedia, artikel ini mengidentifikasi peran sentral guru sebagai perencana, model, fasilitator, dan evaluator dalam pembentukan karakter. Berbagai strategi implementasi, seperti integrasi dalam pembelajaran tematik, metode pembiasaan, dan pemanfaatan media pembelajaran, dianalisis efektivitasnya. Respon dan keterlibatan siswa, termasuk peningkatan motivasi dan perubahan perilaku positif, juga menjadi fokus kajian. Selain itu, artikel ini membahas tantangan yang dihadapi dalam dinamika guru-siswa, seperti keterbatasan sarana, faktor eksternal (keluarga dan lingkungan), serta kompleksitas penilaian karakter. Konsistensi temuan antarstudi menunjukkan urgensi peran guru dan efektivitas pendekatan terintegrasi, namun juga menyoroti perlunya solusi adaptif terhadap kendala yang ada. Kesimpulan menekankan bahwa dinamika positif dan kolaboratif antara guru dan siswa, yang didukung oleh strategi pembelajaran yang tepat dan lingkungan yang kondusif, adalah kunci keberhasilan pendidikan karakter. Implikasi praktis dan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya turut disertakan.
Copyrights © 2024