Penelitian ini mengkaji transformasi pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) melalui penerapan model pembelajaran aktif di tingkat sekolah dasar. Menggunakan metode systematic literature review, penelitian ini menganalisis artikel-artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam rentang waktu 2019-2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran aktif memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pembelajaran PKn, tercermin dari peningkatan dalam aspek kognitif (pemahaman konsep 35%, kemampuan analisis 42%, kemampuan berpikir kritis 38%), aspek afektif (motivasi belajar 45%, sikap positif 40%, kesadaran sebagai warga negara 38%), dan aspek psikomotorik (keterampilan komunikasi 36%, kemampuan kolaborasi 41%, keterampilan presentasi 39%). Transformasi pembelajaran PKn memerlukan pergeseran paradigma dari teacher-centered menjadi student-centered learning, didukung oleh perubahan peran guru menjadi fasilitator dan pengembangan materi pembelajaran kontekstual. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu, kesiapan guru, dan sarana prasarana, implementasi model pembelajaran aktif dapat dioptimalkan melalui perencanaan yang matang, pengembangan profesional guru berkelanjutan, dan pemanfaatan sumber daya yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi pembelajaran PKn melalui model pembelajaran aktif berkontribusi signifikan dalam membentuk generasi yang memiliki kompetensi kewarganegaraan yang kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan
Copyrights © 2024