Artikel ini membahas strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam konteks tradisi dan modernitas, dengan fokus pada dua rumusan masalah utama: bagaimana guru PAI seharusnya merespons modernisasi pendidikan saat ini, serta bagaimana mengintegrasikan modernitas dalam pendidikan tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisi yang menjadi ciri khas pendidikan Islam. Melalui pendekatan penelitian deskriptif dengan metode library research, artikel ini mengkaji berbagai sumber literatur, termasuk buku, jurnal, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menghadapi tantangan modernitas, guru PAI perlu strategi pengajaran yang inovatif dan menarik, meliputi; pemanfaatan teknologi informasi, pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran interaktif. Namun begitu, penting untuk tetap mempertahankan tradisi dalam pendidikan Islam. Seperti baca kitab kuning dan hafalan Al-qur’an dan hadis yang dipercaya sebagai warisan intelektual Islam. Serta penanaman akhlak dan budi pekerti, agar siswa dapat mengaplikasikan ajaran agama dalam konteks kehidupan sehari-hari. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan praktik pendidikan PAI yang relevan dan berdaya guna sesuai kebutuhan zaman, serta mendukung pembentukan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga berkarakter sesuai dengan ajaran Islam.
Copyrights © 2024