Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Faktor-faktor ayang melatarbelakangi perubahan status desa dari desa Agraris ke Desa Wisata, (2) bentuk-bentuk perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat dan (3) aspek-aspek dari perubahan sosial di Desa Sambangan, Sukasada, Buleleng, Bali yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sosiologi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun dari hasil penelitian ini adalah (1) perubahan status Desa Sambangan dari desa agraris menjadi desa wisata dipengaruhi oleh beberapa faktor utama yang saling terkait. Potensi alam yang luar biasa, termasuk keberadaan air terjun, sawah terasering, dan ekosistem yang masih terjaga, menjadi daya tarik utama untuk pengembangan sektor pariwisata. (2) Diferensiasi penggunaan lahan yang mengalihkan sebagian lahan pertanian untuk pengembangan fasilitas pariwisata, sambil tetap menjaga keseimbangan dengan sektor pertanian, menjadi langkah penting dalam menjaga kelestarian alam dan mendukung pembangunan berkelanjutan. (3) Selain itu, perubahan minat penduduk terhadap pekerjaan di bidang pariwisata membuka peluang baru yang lebih menjanjikan bagi masyarakat, yang sebelumnya bergantung pada sektor pertanian. Pengelolaan yang bijak dan berkelanjutan terhadap potensi alam, penggunaan lahan yang terencana dengan baik, dan peningkatan keterampilan penduduk dalam sektor pariwisata menjadi kunci sukses transformasi Desa Sambangan menjadi desa wisata yang berkembang pesat.
Copyrights © 2025