IPA didefinisikan sebagai sekumpulan pengetahuan tentang objek dan fenomena alam yang diperoleh dari hasil pemikiran dan penyelidikan ilmuwan yang dilakukan denganm ketrampilan bereksperimen dengan menggunakan metode ilmiah. Berdasarkan data yang diperoleh penulis sebelum melakukan penelitian hasil belajar IPA siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA hanya 50% dengan nilai rata-rata 75 dari KKMÂ 65 , 50% dengan nilai rata-rata 50 dari KKM 65. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh metode eksperimen terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Inpres Labat Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen karena pada penelitian ini adanya perlakuan (treatment). Bentuk rancangannya adalah Quasi Eksperimental Design dengan bentuk desainnya Nonequivalent Control Group Design. sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Observasi dan Tes. Observasi dan tes digunakan untuk mengetahui tingkat hasil belajar siswa. Hasil belajar IPA kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan metode eksperimen lebih meningkat dibandingkan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan Uji-t didapat thitung > ttabel (12,790> 2,000). Data tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh metode eksperimen terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Inpres Labat Kota Kupang. Hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa menggunakan metode pembelajaran eksperimen mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA.
Copyrights © 2025