Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Problem Based Learning (PBL) dalam Pendidikan Kewarganegaraan sebagai strategi untuk memperkuat rasa nasionalisme siswa. Penelitian ini menganalisis bagaimana PBL dapat melibatkan siswa dalam pembelajaran berbasis masalah nyata dan menumbuhkan kesadaran nasional di tengah tantangan global yang meningkat, kemerosotan moral, dan krisis identitas di kalangan generasi muda. Studi ini juga menelusuri bagaimana PBL memfasilitasi kemampuan berpikir kritis, kerja sama, serta internalisasi nilai-nilai kebangsaan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dengan mengumpulkan artikel ilmiah yang relevan dan telah tervalidasi. Artikel-artikel tersebut dianalisis berdasarkan fokusnya terhadap penerapan Problem Based Learning (PBL) dalam Pendidikan Kewarganegaraan, khususnya dalam memperkuat nasionalisme siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Problem Based Learning mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis, tanggung jawab sosial, dan identitas kebangsaan. Siswa yang terlibat dalam kegiatan PBL menjadi lebih reflektif, analitis, dan aktif dalam menyelesaikan isu-isu sosial dan kewarganegaraan yang kontekstual. PBL juga membantu siswa dalam menghargai keberagaman serta memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Problem Based Learning merupakan strategi pedagogis yang efektif untuk meningkatkan kompetensi kewarganegaraan dan karakter kebangsaan siswa. Penerapannya dalam Pendidikan Kewarganegaraan menjadikan pembelajaran lebih bermakna dan transformatif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menilai dampak PBL secara kuantitatif dalam konteks pendidikan yang lebih luas.
Copyrights © 2025