Pendidikan tinggi di Indonesia menghadapi tantangan besar untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki integritas moral dan etika yang kuat. Dalam konteks ini, integrasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan ilmu farmasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mutu pembelajaran di perguruan tinggi farmasi. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang menggabungkan studi literatur dan observasi, penelitian ini mengeksplorasi alasan, tantangan, dan solusi terkait integrasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Islam seperti kejujuran, tanggung jawab sosial, dan profesionalisme dapat memperkuat etika profesi farmasi, sehingga lulusan tidak hanya unggul secara teknis tetapi juga berkarakter. Selain itu, integrasi ini berpotensi meningkatkan relevansi nilai-nilai Islam dalam profesi farmasi, menciptakan generasi profesional yang bertanggung jawab dan kompeten. Penelitian ini mengusulkan model integrasi kurikulum yang inovatif, meliputi pengembangan modul pembelajaran interdisipliner yang memadukan konsep farmasi dengan nilai-nilai Islam, pelatihan intensif bagi dosen untuk meningkatkan kompetensi mereka, serta implementasi studi kasus berbasis nilai-nilai Islam. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan efektivitas pembelajaran dapat ditingkatkan, sekaligus memperkuat kompetensi dan karakter mahasiswa di bidang farmasi.
Copyrights © 2025