Muraja’ah merupakan proses penting dalam penghafalan Al-Qur'an yang melibatkan pengulangan untuk memastikan hafalan dapat dibaca dengan lancar dan benar. Di Rumah Tahfidz Abu Bakar Ash-Shiddiq Bandung, muraja’ah diterapkan sebagai metode penting untuk memperkuat kapasitas hafalan santri. Mengingat tantangan yang dihadapi, seperti variasi metode, ketahanan mental, dan dukungan lingkungan, dapat mempengaruhi efektivitas proses ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik manajemen muraja’ah yang diterapkan memanfaatkan pendekatan teori POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) untuk memberikan kerangka kerja sistematis dalam membina hafalan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metode pendidikan Al-Qur'an. Studi ini fokus pada aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi muraja’ah, serta rekomendasi perbaikan metode manajemen untuk meningkatkan proses penghafalan. Dengan menerapkan strategi yang tepat, diharapkan santri tidak hanya mampu menghafal Al-Qur'an tetapi juga memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga menciptakan generasi penghafal Al-Qur'an yang berkualitas yang berdampak positif bagi masyarakat dan bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, kemudia Analisis dari penelitian ini diharapkan mampu melahirkan model manajemen muraja’ah yang efisien, sehingga para santri dapat lebih menikmati proses belajar mereka.
Copyrights © 2025