Anemia merupakan salah satu permasalahan gizi utama pada remaja putri yang harus diperhatikan. Angka anemia pada remaja yang berusia 15-24 tahun adalah sekitar 32%, yang berarti sekitar 3 hingga 4 dari setiap 10 remaja mengalami anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet tambah darah di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kediri. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang diperoleh sebanyak 58 responden dengan teknik sampling proportionate stratified random sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitian. Uji statistik yang digunakan yaitu uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja putri mayoritas berada pada kategori pengetahuan baik 26 responden (44,8%), sikap positif 39 responden (67,2%) dan 46 responden (79,3%) patuh dalam mengonsumsi tablet tambah darah. Hasil p-value menunjukkan hasil 0,00 (<0,05) untuk hubungan pengetahuan dengan kepatuhan dan sikap dengan kepatuhan. Kesimpulan terdapat hubungan antara pegetahuan dengan kepatuhan dan terdapat hubungan antara sikap dan kepatuhan. Disarankan untuk peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian dengan variabel yang berbeda terkait faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet tambah darah.
Copyrights © 2025