Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU PRE OPERASI SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT DAERAH MANGUSADA TAHUN 2024: GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU PRE OPERASI SECTIO CAESAREA Dewi , Ni Luh Jasa; Erawati, Ni Luh Putu Sri; Suindri, Ni Nyoman
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Edisi Khusus)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1A.2731

Abstract

Pembedahan dapat menimbulkan berbagai risiko bagi pasien yang menjalaninya, resiko tinggi ini memberikan dampak psikologis pada pasien pra operasi, salah satu dampaknya adalah rasa cemas. Kecemasan pada orang yang akan menjalani operasi dapat menyebabkan operasinya gagal atau tertunda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan pada pasien pre operasi di RSD Mangusada Kabupaten Badung, Metode penelitian ini adalah penelitian deskrtiptif dengan pendekatan cross- sectional. Teknik pengambilan sampel dengan non- probability sampling yang melibatkan 54 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner baku Zung-Self Anxiety Rate Scale. Hasil penelitian menunjukkan umur 20-35 tahun mengalami cemas ringan (20%), primipara (33,3%) dengan kecemasan ringan, pendidikan tinggi (10,4%) dengan kecemasan ringan, responden yang tidak mendapatkan dukungan keluarga (0,4%) dengan kecemasan ringan. Gambaran tingkat kecemasan Responden pada pembedahan pre operasi sectio caesaria di RSD Mangusada (90.7 %) responden tidak merasakan kecemasan. Diharapkan penelitian berikutnya dapat melakukan penelitian kualitatif faktor-faktor dukungan suami dan keluarga terhadap kecemasan ibu pre operasi sectio caesarea.
PERBEDAAN PENINGKATAN SUHU TUBUH BAYI BERAT LAHIR RENDAH YANG DIBERIKAN METODE NESTING DAN METODE KANGURU : PERBEDAAN PENINGKATAN SUHU TUBUH BAYI BERAT LAHIR RENDAH YANG DIBERIKAN METODE NESTING DAN METODE KANGURU Suadmini, Ni Ketut; Erawati, Ni Luh Putu Sri; Ningtyas, Listina Ade Widya
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 12 No. 1 (2024): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Edisi Khusus)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v12i1A.2770

Abstract

Bayi berat lahir rendah (BBLR) memiliki dampak hipotermia, dimana hal tersebut merupakan penyebab kematian pada BBLR. Tindakan yang dapat mencegah kematian pada BBLR akibat hipotermia salah satunya perawatan metode kangguru dan nesting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan peningkatan suhu tubuh BBLR yang diberikan metode nesting dan metode kanguru di ruang NICU RSD Mangusada. Penelitian ini termasuk penelitian Quasi eksperiment dengan desain Pretest-Postest Design menggunakan teknik sampel purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 12 orang untuk metode nesting dan 12 orang untuk metode kanguru. Waktu pengambilan data Maret sampai April 2024. Ethical clearence dilakukan di RSD Mangusada dengan NO: 070/2430/RSDM/2024. Teknik analisis yang digunakan yaitu uji Independent sample T Test p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan suhu tubuh sebelum diberikan nesting dengan rata-rata 36,400C terjadi peningkatan suhu tubuh setelah diberikan nesting dengan rata-rata 36,950C sedangkan suhu tubuh sebelum diberikan metode kanguru dengan rata-rata 36.180C terjadi peningkatan suhu tubuh setelah diberikan metode kanguru dengan rata-rata 37,230C. Hasil analisis uji Independent sample T Test didapatkan nilai p=0,001, artinya didapatkan perbedaan suhu tubuh BBLR yang diberikan metode nesting dan metode kanguru di ruang NICU RSD Mangusada. Disarankan perawat memberikan nesting dan metode kanguru pada BBLR dalam meningkatkan suhu tubuh.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI DI DESA MUNDEH TAHUN 2023 Juliani Waisnawati, Ni Kadek; Erawati, Ni Luh Putu Sri; Widya Ningtyas, Listina Ade
ARCHIVE OF COMMUNITY HEALTH Vol 10 No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Udayana Berasosiasi Dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/ACH.2023.v10.i03.p07

Abstract

ABSTRAKKanker merupakan pertumbuhan yang tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi ganas. Wanita termasuk golongan risiko tinggi terkena kanker payudara. SADARI merupakan salah satu cara yang efisien dan efektif sebagai pendeteksi dini kanker payudara. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di Desa Mundeh tahun 2021 terdapat kejadian kanker payudara sebanyak lima orang (0,66%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang pemeriksaan payudara sendiri. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada bulan Maret-April 2023 di Desa Mundeh. Teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling dengan metode random sampling. Sampel berjumlah 88 orang. Pengumpulan data dengan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden yang berusia >35 tahun (74,5%) memiliki pengetahuan baik. Mayoritas WUS berpendidikan SMP (70,0%) memiliki pengetahuan baik dan sebagian besar WUS yang bekerja (70,7%) memiliki pengetahuan baik. Diharapkan WUS lebih aktif mencari informasi tentang kanker payudara dan diimbangi dengan tenaga kesehatan yang terus gencar memberikan informasi terbaru tentang kanker payudara sehingga masyarakat lebih memahami pentingnya melakukan SADARI sejak dini.Kata Kunci: Pemeriksaan SADARI, Pengetahuan, WUS.
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI 0-6 BULAN Danawati, Ni Kadek Ayu Sri; Budiani, Ni Nyoman; Erawati, Ni Luh Putu Sri
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i1.2982

Abstract

Diarrhea is a symptom of infection in the intestinal tract, which can be caused by various bacterial, viral, and parasitic organisms. Many factors influence the occurrence of diarrhea in infants, one of which is the lack of exclusive breastfeeding. This study aims to determine the relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of diarrhea in infants aged 0-6 months in the working area of Banjarangkan I Community Health Center. This research uses a correlational analytical study design where the principle is to compare the risk of disease between groups exposed and not exposed to the research factor. The research approach used is cross-sectional. The study was conducted at the Banjarangkan I Community Health Center, Banjarangkan District, Klungkung Regency, with a total of 66 respondents consisting of infants aged 0-6 months in April 2024. Data collection was carried out using questionnaires and analyzed using univariate analysis, bivariate analysis, and Odds Ratio (OR) with SPSS Version 25 software. The results of the analysis showed that the incidence of diarrhea in babies who were exclusively breastfed was 5 respondents (13,9%) compared to babies who were not exclusively breastfed as many as 13 respondents (43.3%) and this difference was significant with an Odds Ratio (OR) value of 0.211 and the p value of 0.008 < 0.05. There is a relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of diarrhea in babies 0-6 months. Breastfeeding reduces the incidence of diarrhea in infants.
PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP KEPATUHAN REMAJA PUTRI DALAM MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH Mas Dhiana Dewi, I Gusti Agung; Dewi, I Gusti Agung Ayu Novya; Erawati, Ni Luh Putu Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.40756

Abstract

Anemia merupakan salah satu permasalahan gizi utama pada remaja putri yang harus diperhatikan. Angka anemia pada remaja yang berusia 15-24 tahun adalah sekitar 32%, yang berarti sekitar 3 hingga 4 dari setiap 10 remaja mengalami anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan dan sikap terhadap kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet tambah darah di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kediri. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang diperoleh sebanyak 58 responden dengan teknik sampling proportionate stratified random sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitian. Uji statistik yang digunakan yaitu uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja putri mayoritas berada pada kategori pengetahuan baik 26 responden (44,8%), sikap positif 39 responden (67,2%) dan 46 responden (79,3%) patuh dalam mengonsumsi tablet tambah darah. Hasil p-value menunjukkan hasil 0,00 (<0,05) untuk hubungan pengetahuan dengan kepatuhan dan sikap dengan kepatuhan. Kesimpulan terdapat hubungan antara pegetahuan dengan kepatuhan dan terdapat hubungan antara sikap dan kepatuhan. Disarankan untuk peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian dengan variabel yang berbeda terkait faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet tambah darah.
Peningkatan Pengetahuan dan Partisipasi Wanita Usia Subur dalam Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Metode Inspeksi Visual Asam Asetat Melalui Penyuluhan di Kelurahan Serangan Erawati, Ni Luh Putu Sri; Ariyani, Ni Wayan; Surati, I Gusti Ayu
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 6, No 2 (2024): APRIL
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v6i2.2551

Abstract

Kanker Serviks menempati urutan kedua penyakit kanker pada wanita di Indonesia setelah Kanker Payudara. Salah satu metode skrining kanker serviks yang paling mudah dan murah dapat dilakukan dengan menggunakan metode inspeksi visual dengan asam asetat (IVA). Data pemeriksaan IVA di UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan juga belum mencapai target yang ditetap. Hasil Survei mawas diri yang dilaksanakan di Kelurahan Serangan pada Tahun 2020 menunjukkan bahwa partisipasi wanita usia subur untuk melakukan pemeriksaan IVA masih sangat rendah yaitu hanya 3,3% dari 91 KK yang disurvei telah melakukan deteksi dini kanker serviks. Dari hasil survei juga menunjukkan 54,94% ibu-ibu belum mengetahui tentang deteksi dini Kanker Serviks. Di Kelurahan Serangan juga ditemukan 2 orang (2,91%) ibu yang mengalami Kanker Serviks pada stadium lanjut.Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan partisipasi wanita usia subur dalam deteksi dini Kanker Serviks dengan metode Inspeksi Visual Asam Asetat di Kelurahan Serangan.Metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan memberikan penyuluhan, membagikan leaflet dan memberikan pelayanan pemeriksaan IVA gratis.Hasil pengabdian diperoleh sasaran WUS yang sudah menikah sebanyak 54 orang yang mengikuti penyuluhan tentang Kanker Serviks dan sasaran yang mengikuti pemeriksaan IVA sebanyak 42 orang. Karakteristik sasaran yang mengikuti penyuluhan dan pemeriksaan IVA berumur 21 – 53 tahun, sebagian besar berpendidikan menengah, sebagian besar ibu rumah tangga dan sebagai besar memiliki 2 orang anak. Hasil analisis diperoleh bahwa ada perbedaan rata-rata pengetahuan sebelum dan setelah diberikan penyuluhan tentang Kanker Serviks dengan nilai p=0,000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan partisipasi wanita usia subur untuk melakukan pemeriksaan IVA sebagai salah satu upaya deteksi dini Kanker Serviks.Untuk itu, diharapkan bidan selalu menyebarluaskan informasi tentang Kanker Serviks dengan menggunakan berbagai metode dan media serta memberikan pelayanan pemeriksaan IVA secara berkala setiap minggu atau setiap bulan sehingga cakupan pemeriksaan IVA semakin meningkat.
Peningkatan Pengetahuan dan Partisipasi Wanita Usia Subur dalam Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Metode Inspeksi Visual Asam Asetat Melalui Penyuluhan di Kelurahan Serangan Erawati, Ni Luh Putu Sri; Ariyani, Ni Wayan; Surati, I Gusti Ayu
Jurnal Pengabmas Masyarakat Sehat Vol 6, No 2 (2024): APRIL
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jpms.v6i2.2551

Abstract

Kanker Serviks menempati urutan kedua penyakit kanker pada wanita di Indonesia setelah Kanker Payudara. Salah satu metode skrining kanker serviks yang paling mudah dan murah dapat dilakukan dengan menggunakan metode inspeksi visual dengan asam asetat (IVA). Data pemeriksaan IVA di UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan juga belum mencapai target yang ditetap. Hasil Survei mawas diri yang dilaksanakan di Kelurahan Serangan pada Tahun 2020 menunjukkan bahwa partisipasi wanita usia subur untuk melakukan pemeriksaan IVA masih sangat rendah yaitu hanya 3,3% dari 91 KK yang disurvei telah melakukan deteksi dini kanker serviks. Dari hasil survei juga menunjukkan 54,94% ibu-ibu belum mengetahui tentang deteksi dini Kanker Serviks. Di Kelurahan Serangan juga ditemukan 2 orang (2,91%) ibu yang mengalami Kanker Serviks pada stadium lanjut.Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan partisipasi wanita usia subur dalam deteksi dini Kanker Serviks dengan metode Inspeksi Visual Asam Asetat di Kelurahan Serangan.Metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan memberikan penyuluhan, membagikan leaflet dan memberikan pelayanan pemeriksaan IVA gratis.Hasil pengabdian diperoleh sasaran WUS yang sudah menikah sebanyak 54 orang yang mengikuti penyuluhan tentang Kanker Serviks dan sasaran yang mengikuti pemeriksaan IVA sebanyak 42 orang. Karakteristik sasaran yang mengikuti penyuluhan dan pemeriksaan IVA berumur 21 – 53 tahun, sebagian besar berpendidikan menengah, sebagian besar ibu rumah tangga dan sebagai besar memiliki 2 orang anak. Hasil analisis diperoleh bahwa ada perbedaan rata-rata pengetahuan sebelum dan setelah diberikan penyuluhan tentang Kanker Serviks dengan nilai p=0,000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan partisipasi wanita usia subur untuk melakukan pemeriksaan IVA sebagai salah satu upaya deteksi dini Kanker Serviks.Untuk itu, diharapkan bidan selalu menyebarluaskan informasi tentang Kanker Serviks dengan menggunakan berbagai metode dan media serta memberikan pelayanan pemeriksaan IVA secara berkala setiap minggu atau setiap bulan sehingga cakupan pemeriksaan IVA semakin meningkat.
Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Seimbang Pada Anak Balita Usia 12-59 Bulan Di Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida Rismayanti, Ni Putu Winda; Astiti, Ni Komang Erni; Suindri, Ni Nyoman; Erawati, Ni Luh Putu Sri; Budiani, Ni Nyoman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20840

Abstract

The stunting case in Ped Village is relatively high with a percentage of 6.89% so that mothers' knowledge needs to be improved. The purpose of this study was to determine the level of mothers' knowledge about balanced nutrition in toddlers aged 12-59 months in Ped Village, Nusa Penida District. This type of research is descriptive quantitative with a cross-sectional approach. The implementation of the study in Ped Village during the integrated health post (Posyandu) activities on May 7-13, 2025, using the proportionate cluster random sampling technique. The research sample was 85 mothers of toddlers who participated in the Posyandu activities in Ped Village by distributing a 30-question questionnaire. Data analysis used univariate in the form of percentages. The results showed that mothers' knowledge about balanced nutrition in Ped Village was in the sufficient category (60%), while knowledge based on indicators: the definition of balanced nutrition was in the good category (45.9%), the benefits of balanced nutrition were in the good category (58.8%), the principles were in the good category (43.5%), the grouping of balanced nutrition was in the sufficient category (42.4%), and the nutritional adequacy rate was in the good category (47.1%). Mothers' knowledge in Ped Village was classified as quite good.
Deteksi Dini Anemia Melalui Pemeriksaan Hemoglobin Dan Penyuluhan Di Desa Batubulan Kangin Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar Tirtawati, Gusti Ayu; Somoyani, Ni Ketut; Rahyani, Ni Komang Yuni; Erawati, Ni Luh Putu Sri; Mahayati, Ni Made Dwi; Purnamayanti, Ni Made Dwi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v3i2.299

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini anemia melalui pemeriksaan hemoglobin dan memberikan penyuluhan kesehatan kepada remaja di Desa Batubulan Kangin, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim Jurusan Kebidanan pada tanggal 19 Oktober 2024 di Banjar Bude Ireng, Desa Batubulan Kangin. Kegiatan meliputi skrining anemia melalui pemeriksaan hemoglobin dan penyuluhan tentang pencegahan anemia pada remaja. Hasil kegiatan pengabdian yaitu sebanyak 17 remaja berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil skrining menunjukkan 7 orang (41%) terdeteksi mengalami anemia, sementara 10 orang (59%) tidak mengalami anemia. Penyuluhan tentang pencegahan anemia dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang pentingnya gizi seimbang dan pola hidup sehat. Kegiatan ini berhasil mengidentifikasi prevalensi anemia yang cukup tinggi di kalangan remaja peserta. Kombinasi antara skrining dan penyuluhan merupakan pendekatan efektif dalam upaya deteksi dini dan pencegahan anemia pada remaja. Namun, untuk mencapai hasil optimal, program pencegahan anemia perlu mempertimbangkan berbagai faktor seperti asupan gizi seimbang, pola makan, dan gaya hidup sehat secara menyeluruh. Penggunaan metode inovatif seperti pendidikan sebaya dan media online dapat meningkatkan efektivitas program di masa mendatang
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT IBU HAMIL DALAM MEMILIH ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM PASCASALIN DI KECAMATAN KUTA SELATAN TAHUN 2024 Andayani, Ni ketut Sri; Tedjasulaksana, Regina; Erawati, Ni Luh Putu Sri
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2.3926

Abstract

Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) merupakan metode kontrasepsi yang umum direkomendasikan. Fase pascasalin merupakan salah satu momen penting untuk pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR). Rendahnya minat ibu dalam melakukan pemasangan AKDR pascasalin dipengaruhi oleh berbagai determinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat ibu hamil dalam memilih AKDR pascasalin. Penelitian deskriptif cross-sectional dilakukan melibatkan ibu hamil pada Februari-Maret 2024. Data diukur dengan kuesioner, meliputi minat menggunakan AKDR dan faktor-faktor yang mempengaruhi minat tersebut meliputi tingkat pendidikan, pekerjaan, jumlah kehamilan, anak hidup, dan kunjungan antenatal, tingkat pengetahuan tentang AKDR, dukungan suami, status ekonomi dan agama. Analisis univariat dilakukan dengan perangkat lunak IBM SPSS versi 25. Sebanyak 71 ibu hamil direkrut dalam penelitian, dengan median usia 27 tahun. Proporsi ibu yang berminat menggunakan AKDR secara keseluruhan relatif rendah. Karakteristik ibu yang paling banyak berminat menggunakan AKDR meliputi: pendidikan sekolah menengah atas (23,8%), pekerjaan lain-lain (33,3%), jumlah anak hidup >2 orang (29,2%), primi gravida (28,6%), kunjungan ANC ≥6 kali (50%), pendapatan total keluarga di bawah upah minimum regional (21,7%), beragama hindu (27,6%), berpengetahuan baik tentang AKDR (42,1%), dan mendapat dukungan suami (30,8%). Penelitian skala besar lebih lanjut untuk mengevaluasi hubungan faktor-faktor tersebut dengan minat ibu menggunakan AKDR masih diperlukan.