Autisme Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan perkembangan saraf yang mempengaruhi kemampuan komunikasi, interaksi sosial, serta pola perilaku yang terbatas dan berulang. Anak dengan ASD sering mengalami kesulitan dalam perkembangan kognitifnya. Salah satu metode yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak ASD adalah metode pretend play. Metode ini melibatkan permainan imajinatif yang memungkinkan anak untuk mengeksplorasi peran dan situasi tertentu guna meningkatkan pemahaman mereka terhadap dunia sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas metode pretend play dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak ASD di Karisidenan Surakarta. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan pre-test dan post-test pada kelompok intervensi dan kontrol. Sampel penelitian terdiri dari anak-anak dengan ASD yang mengikuti terapi wicara dan bahasa di beberapa klinik dan sekolah luar biasa (SLB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam kemampuan kognitif anak-anak yang diberikan intervensi pretend play dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan intervensi tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa pretend play merupakan metode yang efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak ASD, khususnya dalam aspek pemrosesan informasi, memori, dan pemahaman sosial. Dengan demikian, metode pretend play dapat dipertimbangkan sebagai pendekatan terapeutik yang dapat digunakan dalam program intervensi bagi anak ASD untuk mendukung perkembangan kognitif mereka secara optimal.
Copyrights © 2025