Keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia dapat dijadikan sebagai kekuatan utama dalam pengembangan pariwisata syariah. Hal ini tidak terlepas dari penyerapan nilai-nilai Islam terhadap budaya yang dimiliki masyarakat yang kemudian melahirkan kearifan lokal masyarakat. Sebagai salah satu kabupaten yang ada di Jawa Barat, Indonesia, Kabupaten Indramayu memiliki keragaman budaya dan kearifan lokal yang masih terkait dengan nilai-nilai ajaran Islam dan dapat dijadikan sebagai potensi pengembangan pariwisata syariah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor pendukung dan penghambat pengembangan pariwisata syariah berbasis budaya dan kearifan lokal, dan membuat strategi pengembangan pariwisata syariah berbasis budaya dan kaerifan lokal di Kabupaten Indramayu. Metode analisis data menggunkan metode analisis SWOT. Tahapan penelitian ini melalui Observasi lapangan, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian meunjukan skor pengembangan pariwisata Syariah di Kabupaten Indramayu berada pada kuadran positif dan menghasilkan strategi SO (Strenghs- Opportunities) dengan 5 langkah strategi yaitu, (1) Pemanfaatan budaya & kearifan lokal sebagai daya Tarik wisata Syariah, (2) Pengemasan budaya & kearifan lokal, (3) Sosialisasi, informasi dan promosi, (4) Perencanaan dan penataan kawasan dengan tetap melestarikan lingkungan, (5) Pelatihan bagi masyarakat dalam pengembangan potensi wisata yang dimiliki.
Copyrights © 2025