Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya komunikasi kepemimpinan terhadap motivasi dan kinerja karyawan di divisi penjualan PT Hosfit Alat Kesehatan Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali pengalaman, persepsi, dan pandangan karyawan mengenai gaya kepemimpinan yang diterapkan di perusahaan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kepemimpinan yang dominan adalah kepemimpinan transaksional, yang sangat bergantung pada pencapaian target penjualan dan insentif berbasis hasil. Penerapan imbalan kontingen (Contingent Reward) menjadi sistem utama dalam memotivasi karyawan untuk mencapai target, sementara manajemen berdasarkan pengecualian diterapkan ketika kinerja karyawan tidak memenuhi ekspektasi. Namun, meskipun model transaksional lebih dominan, elemen-elemen dari kepemimpinan transformasional juga diterapkan, terutama dalam hal motivasi inspirasional dan pertimbangan individu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pendekatan transaksional efektif dalam mencapai target penjualan jangka pendek, perusahaan perlu meningkatkan elemen kepemimpinan transformasional untuk menciptakan keseimbangan antara pencapaian target dan kesejahteraan karyawan, serta mendukung inovasi dan pengembangan individu. Dengan kombinasi keduanya, PT Hosfit dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif, berkelanjutan, dan mendukung pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
Copyrights © 2025