Remaja adalah masa yang sangat membutuhkan pendampingan secara intens dan pemahaman tentang identitas mereka yang sesungguhnya, apalagi sebagai komunitas Kristiani. Jika tidak demikian maka remaja akan mengalami krisis identitas yang dapat merusak kepribadian mereka dan berdampak pada seluruh hidup mereka. Masalah tersebut telah banyak terjadi dan menjadi perhatian dari berbagai pihak. Krisis jati diri dapat disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal melalui berbagai cara. Penelitian ini memiliki tujuan menyelidiki jati diri remaja Kristen dan krisis yang mengancam identitas mereka, serta upaya untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa upaya yang efektif dalam mengatasi krisis identitas remaja Kristen yaitu: pertama, membimbing remaja memahami diri sebagai gambar dan rupa Allah, sebab hanya melalui Allah sajalah remaja menemukan diri mereka yang sesungguhnya. Kedua, memberi dukungan moril maupun spiritual dalam keluarga. Ketiga, mengolah keseimbangan diri remaja untuk mengatasi kondisi mereka yang cenderung labil. Keempat, melakukan konseling untuk memulihkan gambar diri remaja.
Copyrights © 2024