This research aims to analyze the implementation of da'wah through Alms Tales at SDIT At Tibyan, as well as its impact on the formation of togetherness and the value of generosity among students. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews and documentation. Research participants consisted of teachers, storytellers, students and parents who were involved in this activity. The research results show that the Alms Fairy Tale program is effective in increasing students' awareness of the importance of alms and generosity. Through fairy tales told every Friday, students can more easily understand moral values and Islamic teachings, and apply them in everyday life. Apart from that, this program has also succeeded in strengthening togetherness between students, teachers and parents, as well as providing a positive impact in forming students' socially devout character. However, challenges in implementation, such as limited storytellers and story variations, require further innovation, including the use of audiovisual technology. Overall, da'wah through Alms Tales at SDIT At Tibyan has succeeded in building togetherness in generosity, making it a relevant and effective approach in modern Islamic education. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dakwah melalui Sedekah Dongeng di SDIT At Tibyan, serta dampaknya terhadap pembentukan kebersamaan dan nilai kedermawanan di kalangan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Partisipan penelitian terdiri dari guru, pendongeng, siswa, dan orang tua yang terlibat dalam kegiatan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Sedekah Dongeng efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya sedekah dan kedermawanan. Melalui dongeng yang disampaikan setiap hari Jumat, siswa lebih mudah memahami nilai-nilai moral dan ajaran Islam, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, program ini juga berhasil mempererat kebersamaan antara siswa, guru, dan orang tua, serta memberikan dampak positif dalam pembentukan karakter kesalehan sosial siswa. Namun, tantangan dalam pelaksanaan, seperti keterbatasan pendongeng dan variasi cerita, memerlukan inovasi lebih lanjut, termasuk pemanfaatan teknologi audiovisual. Secara keseluruhan, dakwah melalui Sedekah Dongeng di SDIT At Tibyan berhasil membangun kebersamaan dalam kedermawanan, menjadikannya salah satu pendekatan yang relevan dan efektif dalam pendidikan Islam modern Kata kunci: Dakwah, Sedekah Dongeng, Pendidikan Islam.
Copyrights © 2025