Kabupaten Aceh Barat memiliki garis pantai mencapai 50,55 km dan luas perairan lautnya mencapai 80,88 km2 menjadikan kabupaten ini sebagai salah satu kawasan yang bergerak pada sektor perikanan tangkap di Provinsi Aceh. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Aceh Barat tepatnya di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Barat, Universitas Teuku Umar dan kawasan pesisir Kecamatan Samatiga dan Kecamatan Johan Pahlawan pada bulan Maret sampai Juni tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peranan quadruple helix dalam pengembangan produksi perikanan tangkap berbasis blue economy di Kabupaten Aceh Barat. Metode yang digunakan ialah kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Proses pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan melalui tahapan penyajian data, reduksi data, verifikasi data, penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keempat unsur quadruple helix memiliki peranannya masing-masing dalam mengembangkan produksi perikanan tangkap di Kabupaten Aceh Barat. Ditinjau melalui blue economy, hasil kajian menunjukkan bahwa setiap unsur memiliki peranan dalam prinsip zero waste, inovasi dan adaptif, multiplier effect maupun inklusi sosial, akan tetapi peranan yang telah dijalankan tersebut masih belum optimal sehingga dibutuhkan kolaborasi antar unsur quadruple helix.
Copyrights © 2025