Penyelidikan ini memfokuskan pada keperluan penyempurnaan infrastruktur jalan akses di Bandara Internasional Kertajati, khususnya pada segmen Selatan yang masih menghadapi keterlambatan pelaksanaan. Pendekatan yang diusulkan berupa perancangan tebal perkerasan lentur yang memungkinkan kelancaran lalu lintas bagi kendaraan ringan maupun berat. Analisis mendalam dilakukan terhadap karakteristik jalan eksisting yang memiliki dimensi 1.700 meter panjang dan 14,4 meter lebar. Dengan merujuk pada metodologi AASHTO (1993), disimpulkan bahwa tebal perkerasan yang optimal adalah D1, D2, dan D3 secara beturut-turut ialah 19,7 cm, 20,6 cm, dan 35 cm. Penghitungan tersebut didasarkan pada data teknis yang meliputi indeks CBR untuk subgrade (2%), base course (100%), dan sub-base course (70%). Penggunaan bahan Laston untuk lapisan D1 mempertimbangkan ketebalan lapisan permukaan (AC-WC) adalah 4 cm dan lapisan bawah (AC-BC) adalah 15,7 cm. Selain itu, aspek penting seperti umur rancangan, intensitas lalu lintas harian, faktor beban sumbu ekuivalen (ESAL), koefisien lapisan, dan angka struktural juga diperhitungkan secara cermat. Diharapkan hasil temuan ini mampu memberikan kontribusi substansial dalam meningkatkan efisiensi serta keandalan jaringan transportasi di Bandara Kertajati.
Copyrights © 2025