Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERHITUNGAN TEBAL PERKERASAN JALAN AKSES UTAMA (MAIN ROAD) DI BAGIAN SISI SELATAN MENGGUNAKAN METODE AASHTO 1993 DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL KERTAJATI Chandra, Mhd. Niky Dirga; S, Suse Lamtiar
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.39694

Abstract

Penyelidikan ini memfokuskan pada keperluan penyempurnaan infrastruktur jalan akses di Bandara Internasional Kertajati, khususnya pada segmen Selatan yang masih menghadapi keterlambatan pelaksanaan. Pendekatan yang diusulkan berupa perancangan tebal perkerasan lentur yang memungkinkan kelancaran lalu lintas bagi kendaraan ringan maupun berat. Analisis mendalam dilakukan terhadap karakteristik jalan eksisting yang memiliki dimensi 1.700 meter panjang dan 14,4 meter lebar. Dengan merujuk pada metodologi AASHTO (1993), disimpulkan bahwa tebal perkerasan yang optimal adalah D1, D2, dan D3 secara beturut-turut ialah 19,7 cm, 20,6 cm, dan 35 cm. Penghitungan tersebut didasarkan pada data teknis yang meliputi indeks CBR untuk subgrade (2%), base course (100%), dan sub-base course (70%). Penggunaan bahan Laston untuk lapisan D1 mempertimbangkan ketebalan lapisan permukaan (AC-WC) adalah 4 cm dan lapisan bawah (AC-BC) adalah 15,7 cm. Selain itu, aspek penting seperti umur rancangan, intensitas lalu lintas harian, faktor beban sumbu ekuivalen (ESAL), koefisien lapisan, dan angka struktural juga diperhitungkan secara cermat. Diharapkan hasil temuan ini mampu memberikan kontribusi substansial dalam meningkatkan efisiensi serta keandalan jaringan transportasi di Bandara Kertajati.
ANALISIS PENYEBAB DENDA DAYA REAKTIF DARI PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA DI TOWER AIRNAV INDONESIA UNIT KERTAJATI Baihaki, Rifki; Juliarta, I Wayan; S, Suse Lamtiar
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58731

Abstract

Optimalisasi penggunaan energi listrik merupakan langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi operasional di lingkungan bandara. AirNav Indonesia Unit Kertajati menghadapi permasalahan ketidaksesuaian antara pemakaian energi listrik dengan daya langganan, yang menyebabkan rendahnya faktor daya serta munculnya denda daya reaktif dari pihak penyedia listrik. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap meningkatnya biaya operasional dan menurunkan efisiensi sistem kelistrikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsumsi energi listrik serta mencari solusi perbaikan faktor daya agar biaya operasional dapat ditekan. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan dan pengolahan data pemakaian energi, beban listrik, kapasitas trafo, dan nilai faktor daya yang terukur di lapangan. Pembahasan penelitian ini meliputi nilai ukur faktor daya yang diukur sebelum transformator distribusi berbeda nilai yang signifikan dengan hasil pengukuran pada pengukuran kearah beban. Dari hasil pengukuran sebelum transformator nilai cosphi 0.4 dan setelah transformator distribusi yaitu 0.9. Hal ini menggambarkan bahwa perbedaan nilai cos phi disebabkan oleh beban induktif. Beban induktif yang dominan dalam rangkaian ini yaitu transformator 2000 KVA. Kesimpulan dari penelitian ini adalah munculnya beban induktif yang menyebabkan perbedaan nilai cosphi yang signifikan antara input dan output transformator distribusi yang terlalu besar sehingga perlu diturunkan kapasitasnya dari 2000 KVA menjadi 100 KVA.