Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan solusi meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa di SMPN 9 Tualang, Kabupaten Siak, Riau. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa 50 siswa yang menjadi partisipan penelitian, 30% siswa memiliki kemampuan membaca yang baik dengan penguasaan tajwid dan kefasihan yang cukup, 50% berada pada tingkat sedang di mana mereka masih sering melakukan kesalahan dalam pengucapan huruf dan penerapan hukum tajwid dan 20% siswa memiliki kemampuan rendah, mengalami kesulitan dalam mengenali huruf hijaiyah dan menyusun kata dengan benar. Tantangan utama dalam pembelajaran membaca Al-Qur'an di SMPN 9 Tualang adalah kurangnya motivasi siswa, metode pembelajaran yang kurang variatif, dan kurangnya keterlibatan orang tua, dan keterbatasan fasilitas pembelajaran. Untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an siswa dilakuakn dengan menggunakan metode pembelajaran yang lebih interaktif, pemanfaatan teknologi digital, peningkatan kompetensi guru dan penambah fasilitas pembelajaran. Dengan upaya ini, diharapkan kemampuan membaca Al-Quran siswa dapat meningkat secara signifikan dan lebih efektif dalam jangka panjang.
Copyrights © 2025